Lambeturah.co.id - Penolakan warga terhadap keberadaan gerai Indomaret di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, berujung pada pembongkaran bagian bangunan toko, Rabu (7/10/2026).

Ratusan warga mendatangi lokasi dan menyampaikan keberatan terhadap keberadaan toko modern tersebut. Situasi kemudian memanas hingga sebuah alat berat jenis backhoe loader didatangkan ke lokasi.

Alat berat itu digunakan untuk membongkar bagian bangunan gerai Indomaret. Massa yang berada di lokasi mayoritas terlihat mengenakan peci dan sarung.

Puluhan personel Polres Pamekasan turut diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi. Polisi juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi pembongkaran.

Setelah proses pembongkaran dan perusakan berlangsung, massa kemudian meninggalkan lokasi.

Camat Palengaan Hasyim Abdurrahim turut berada di lokasi. Ia mengatakan kehadirannya untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

"Saya hanya hadir untuk menjaga dan memastikan kondusivitas," kata Hasyim singkat.

Penolakan terhadap gerai ritel modern tersebut sebelumnya telah disampaikan warga kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Persoalan itu juga telah beberapa kali difasilitasi melalui jalur mediasi dan musyawarah.

Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan mengatakan, dinamika terkait keberadaan gerai tersebut sebelumnya telah difasilitasi secara berjenjang, mulai dari tingkat Forkopimcam hingga Forkopimda Pamekasan.

Dari sisi penegakan peraturan daerah, Satpol PP Kabupaten Pamekasan juga telah memberikan imbauan kepada pihak pengelola agar menghentikan aktivitas pengerjaan.

"Saat kegiatan berlangsung di lapangan, personel kepolisian langsung memberikan imbauan secara persuasif dan humanis kepada massa aksi," ujar Yoni.

Menurut dia, langkah petugas di lokasi berhasil meredam situasi sehingga bangunan Indomaret tidak sampai dirubuhkan secara keseluruhan.

"Langkah cepat petugas di lapangan berhasil meredam emosi massa sehingga bangunan tidak sampai dirubuhkan secara keseluruhan," imbuhnya.