Lambeturah.co.id - Kecelakaan beruntun melibatkan 15 kendaraan terjadi di Tol Cipularang KM 91+900 B arah Jakarta, Rabu. Kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh sebuah truk yang mengalami masalah pada sistem pengereman.
Senior Manajer Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Agus Susilo, mengatakan kecelakaan sempat menyebabkan lajur arah Jakarta tertutup dan mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi awal petugas di lapangan, kecelakaan bermula ketika sebuah truk melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Saat tiba di KM 91+900 B, truk tersebut diduga mengalami masalah pengereman hingga kehilangan kendali.
Truk kemudian menabrak kendaraan yang berada di depannya. Sebanyak 14 kendaraan lainnya terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.
"Untuk penanganan, kami fokus pada evakuasi korban luka dan upaya mencairkan kepadatan lalu lintas. Untuk itu kami segera mengerahkan armada rescue, ambulance dan derek menuju lokasi kejadian melalui jalur lawan arah untuk mempercepat proses evakuasi," ujar Agus.
Setelah menerima laporan, petugas Jasamarga Metropolitan Tollroad Representative Office 3 bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) langsung menuju lokasi.
Petugas melakukan pengamanan area, memasang rambu lalu lintas, mendata kendaraan yang terlibat, serta mengatur arus lalu lintas selama proses penanganan.
Dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, satu orang mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan perawatan.
Sementara itu, korban yang mengalami luka ringan mendapatkan penanganan di lokasi kejadian.
Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi ke Pool Jatiluhur. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penanganan sekaligus memulihkan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.
Berdasarkan laporan PJR, kendaraan yang terlibat terdiri atas satu truk tractor head, dua pikap, satu truk ringan, dua Toyota Hiace, Honda Brio, Mitsubishi Colt Diesel Box, Chevrolet, Toyota Innova, Suzuki APV, Mitsubishi pikap, Toyota Calya, Toyota Rush, dan Chery.
Jasa Marga meminta maaf kepada pengguna jalan atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi selama proses evakuasi dan penanganan kecelakaan.





