Lambeturah.co.id - Unggahan Ida Yulidina, istri Purbaya Yudhi Sadewa, menjadi sorotan setelah suaminya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan. Pernyataan Ida di media sosial ramai dibagikan ulang hingga viral di berbagai platform.
Purbaya resmi diberhentikan dari posisi Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026. Presiden Prabowo Subianto kemudian menunjuk Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, sebagai penggantinya.
Pergantian tersebut terjadi ketika Purbaya masih menjalankan agenda kedinasan. Pada hari yang sama, ia sempat menghadiri rapat kerja gabungan Komite IV DPD RI untuk membahas strategi ekonomi dan fiskal serta Rancangan APBN 2027.
Di tengah kabar tersebut, unggahan Ida Yulidina ikut menjadi perhatian. Dalam tulisan yang dibagikan pada Senin (14/9), Ida menyinggung mengenai kondisi negara, kejujuran, serta orang-orang yang menurutnya memiliki niat tidak baik.
“Emang negara kita tidak bisa diperbaiki. Kebanyakan orang jahatnya dari pada yang jujur,” tulis Ida dalam unggahan yang kemudian beredar luas di media sosial.
Ida juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait kinerja suaminya selama menjabat sebagai Menteri Keuangan. Namun, ia kemudian menuliskan keyakinannya bahwa persoalan yang terjadi pada akhirnya akan diketahui.
“Mohon maaf bapak sudah berusaha semaksimal mungkin, kalau masih mengecewakan. Pada akhirnya nanti kebenaran juga akan terungkap,” tulisnya.
Pernyataan mengenai “kebenaran” tersebut kemudian menjadi bagian yang paling banyak diperbincangkan warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengaitkan unggahan itu dengan pergantian posisi Purbaya.
Meski demikian, Ida tidak menjelaskan secara rinci mengenai persoalan yang dimaksud ataupun apa yang dimaksud dengan “kebenaran” dalam unggahannya.
Ida Ceritakan Kondisi Purbaya
Dalam unggahan lainnya, Ida turut menceritakan kondisi Purbaya setelah mengetahui dirinya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan.
Ida mengatakan Purbaya sempat memintanya untuk menjemput dari kantor.
“Barusan bapak minta dijemput di kantor, kasihan mungkin dia kecewa tapi nggak papa, semoga kuat,” ujar Ida.
Purbaya sendiri sebelumnya mengaku kecewa setelah mengetahui keputusan pergantian tersebut. Ia menyebut sempat merasa kesal dan mengalami kesulitan tidur, tetapi tetap menerima keputusan Presiden sebagai hak prerogatif kepala negara.
Singgung Rencana Mutasi Pejabat
Ida juga mengungkap bahwa dirinya sempat melihat Purbaya mengalami kegelisahan dalam beberapa waktu sebelum pergantian jabatan.
Menurut Ida, Purbaya sempat terlihat ragu terkait rencana melakukan mutasi terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan.
“Memang dua bulan ke belakang bapak kayak orang gelisah dan ragu mau mutasi orang-orang mengerikan, aku suka bilang kerjakan saja menurut hati nurani kamu,” tulis Ida.
Persoalan rotasi atau perombakan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan memang kemudian muncul dalam pemberitaan mengenai latar belakang pergantian Purbaya. Reuters melaporkan adanya perselisihan terkait sejumlah perubahan pejabat di lingkungan kementerian, meski alasan resmi pergantian menteri tidak dijelaskan secara rinci oleh pemerintah.
Sementara itu, Purbaya telah menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara. Serah terima jabatan berlangsung pada Selasa (15/9/2026) di Kementerian Keuangan.
Hingga kini, unggahan Ida mengenai “kebenaran akan terungkap” masih menjadi perhatian publik. Namun, tidak ada penjelasan lebih lanjut dari Ida mengenai hal spesifik yang dimaksud dalam pernyataannya tersebut.





