Lambeturah.co.id - Aksi unjuk rasa yang biasanya diwarnai teriakan seruan bernada lokal di jalanan Indonesia mendadak mencuri perhatian publik. Suasana di kawasan ikonik Malioboro, Yogyakarta, pada Kamis (27/8/2026) siang, mendadak riuh dan berubah menjadi pusat perhatian internasional.
Bagaimana tidak, dalam aksi demonstrasi yang melibatkan rombongan pengunjuk rasa menggunakan mobil pikap dan sebagian berjalan kaki tersebut, sang orator melakukan aksi teatrikal yang tak biasa. Alih-alih menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa daerah seperti lazimnya unjuk rasa pada umumnya, orator yang berdiri di atas bak pikap justru melontarkan orasinya menggunakan Bahasa Inggris sepenuhnya.
Tarik Perhatian Wisatawan Asing di Trotoar
Aksi anti-mainstream ini kontan memancing atensi khalayak ramai, termasuk wisatawan mancanegara (bule) yang sedang bersantai menikmati suasana siang hari di area trotoar Malioboro. Terpantau di lokasi, dua orang warga negara asing tampak terkejut sekaligus kagum, hingga menyempatkan diri untuk mengeluarkan ponsel pintar mereka guna memotret momen unik tersebut.
"Sampean demo pake bahasa inggris keren mas yakin, njuk ws ditonton sama orang bule," tulis salah satu warganet yang merekam momen viral tersebut.
Di belakang rombongan pikap pengunjuk rasa, tampak pula aparat kepolisian yang bersiaga melakukan pengawalan ketat demi menjaga keamanan serta kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata yang selalu padat tersebut. Kehadiran polisi yang mengawal aksi berbalut orasi bilingual ini menambah warna tersendiri dalam dinamika penyampaian aspirasi publik di Yogyakarta.
Viral di Media Sosial
Video detik-detik orasi berbahasa Inggris ini segera menyebar luas di berbagai platform media sosial. Beragam komentar bernada kagum, heran, hingga candaan membanjiri kolom komentar, menyebut aksi tersebut sebagai salah satu bentuk unjuk rasa paling kreatif.
Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa tersebut telah membubarkan diri dengan tertib di bawah pengawalan aparat penegak hukum, meninggalkan cerita unik bagi para wisatawan dan warga lokal yang menyaksikannya secara langsung di Malioboro.





