Lambeturah.co.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) masih meneliti adanya 26 nama besar yang diduga terkait perkara korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2025.

“Itu sedang kami teliti, kami cek, kami juga punya alat bukti, kami teliti semua,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, pada Jumat (12/6/2026).

Sebelumnya, nama-nama itu disodorkan oleh Sony Sonjaya, eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang juga tersangka dalam perkara tersebut kepada Kejagung.

“Nanti akan kami panggil, kami periksa Saudara SS yang mengajukan JC itu ya,” ujar Syarief.

Syarief menyebut, hingga saat ini penyidik belum mengetahui secara rinci bukti-bukti yang diklaim dimiliki Sony guna mendukung keterangannya.

“Karena kan Saudara SS belum menyampaikan bukti apa yang dia punya, kami juga berhitung di kami bukti apa yang kami punya,” pungkasnya.