Lambeturah.co.id - Seorang mahasiswi Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Riska Halid (25), meninggal dunia setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Pulau Bogisa, Kecamatan Ponelo Kepulauan, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (2/8/2026) pagi.

Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari dua wisatawan asal Jerman yang berada di lokasi. Meski telah dilakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP), nyawa Riska tidak berhasil diselamatkan.

Komandan Pos SAR Kwandang Gorontalo Utara, Alan Hasania, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 06.30 WITA saat rombongan wisatawan sedang menikmati liburan di Pulau Bogisa.

"Benar, tadi terjadi di Pantai Pulau Bogisa, Gorontalo Utara. Korban seorang perempuan dinyatakan meninggal dunia," ujar Alan.

Menurut Alan, rombongan yang berjumlah sembilan orang telah berada di Pulau Bogisa sejak Sabtu (1/8/2026) untuk berlibur dan bermalam di lokasi. Pada Minggu pagi, tujuh orang sempat berenang sebelum kembali ke daratan untuk sarapan.

Setelah itu, lima orang kembali turun ke laut. Namun, mereka tiba-tiba terseret arus dan ombak hingga kesulitan menyelamatkan diri.

Beruntung, sebuah perahu taksi yang melintas di sekitar lokasi segera memberikan bantuan dan mengevakuasi kelima korban ke daratan. Saat dievakuasi, Riska sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Di darat, dua wisatawan asal Jerman langsung memberikan pertolongan pertama dengan melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Namun, korban tidak menunjukkan respons.

Tim SAR gabungan yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, Riska dinyatakan meninggal dunia. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.