Lambeturah.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebanggaannya atas kinerja pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua tahun terakhir. Ia menilai berbagai upaya yang dilakukan pemerintah merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Kabinet Merah Putih dalam menjalankan amanah rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Sidang tersebut menjadi momentum evaluasi perjalanan dua tahun pemerintahan sekaligus penyampaian apresiasi kepada para menteri dan pejabat yang telah bekerja bersama menjalankan program pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Prabowo secara terbuka mengungkapkan rasa bangganya dapat memimpin Indonesia. Ia menegaskan bahwa hasil kerja selama dua tahun terakhir patut diapresiasi, meskipun pemerintah masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki.

“Saya sekarang bangga menjadi pemimpinmu. Saya bangga jadi Presidenmu. Saya bangga telah memimpin pemerintahan ini. Karena dalam dua tahun, dalam dua tahun kita telah bekerja dengan hasil yang nyata,” ujar Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih atas dedikasi dan kerja keras mereka selama menjalankan tugas pemerintahan.

Menurutnya, capaian yang diraih selama dua tahun terakhir tidak terlepas dari kekompakan dan kemampuan para anggota kabinet untuk bekerja sebagai sebuah tim.

Prabowo menilai para menteri dan pejabat pemerintahan telah memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ia juga mengapresiasi semangat kerja sama yang dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjalankan berbagai agenda nasional.

Presiden menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kesediaan seluruh jajaran untuk saling mendukung dan bekerja menuju tujuan yang sama.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan agar pemerintah mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan lebih baik.

Prabowo juga mengingatkan agar berbagai capaian pemerintah tidak membuat jajaran kabinet menjadi sombong. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan yang telah dicapai juga tidak seharusnya diremehkan.

Menurutnya, bangsa Indonesia perlu memiliki kepercayaan diri untuk mengakui prestasi yang dihasilkan melalui kerja keras sendiri.

“Dengan segala kelebihan dan kekurangan kita, prestasi yang telah kita capai dalam dua tahun ini perlu kita banggakan. Bukan kita sombong. Kita tidak boleh sombong. Tapi kita tidak boleh rendah diri,” kata Prabowo.

Ia menyoroti kecenderungan sebagian masyarakat yang dinilainya terkadang lebih menghargai prestasi negara lain dibandingkan pencapaian bangsa sendiri.

Prabowo mengaitkan pandangan tersebut dengan sejarah panjang penjajahan yang dialami Indonesia. Karena itu, ia mendorong tumbuhnya rasa percaya diri nasional tanpa mengabaikan evaluasi dan kritik terhadap kinerja pemerintah.

Dalam rangka evaluasi dua tahun pemerintahan, sejumlah program dan capaian di berbagai sektor turut menjadi perhatian, mulai dari pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, infrastruktur, energi, hingga investasi.

Pada sektor pangan, pemerintah memaparkan perkembangan program swasembada dan penguatan cadangan pangan nasional. Di bidang pendidikan, berbagai program pembangunan dan renovasi sekolah serta peningkatan akses pendidikan juga menjadi bagian dari paparan pemerintah.

Sementara itu, sektor kesehatan menyoroti pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis dan pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan. Adapun di bidang investasi, pemerintah memaparkan realisasi investasi serta upaya mendorong hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan program selama dua tahun pertama masa kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Meski demikian, capaian yang disampaikan pemerintah tetap perlu dilihat bersama data pelaksanaan, hasil yang dirasakan masyarakat, serta evaluasi independen untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai dampak program-program tersebut.

Selain membahas kinerja kabinet, Prabowo turut menyinggung tantangan yang dihadapi Indonesia dalam menjaga kepentingan nasional dan kekayaan sumber daya alam.

Ia menilai kekayaan Nusantara sejak lama menjadi daya tarik bagi berbagai kepentingan yang ingin mengambil keuntungan dari sumber daya Indonesia. Karena itu, menurutnya, pemerintah harus berani menghadapi persoalan yang dapat merugikan negara.

Salah satu isu yang mendapat perhatian Presiden adalah praktik penyelundupan. Prabowo menilai tindakan tersebut dapat merugikan perekonomian nasional, mengganggu industri dalam negeri, serta menyebabkan kekayaan negara tidak dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan rakyat.

Ia menyinggung berbagai komoditas yang menurutnya masih menghadapi persoalan penyelundupan, termasuk timah, emas, batu bara, kayu, bahan bakar minyak bersubsidi, dan pupuk bersubsidi.

Prabowo menegaskan bahwa upaya melindungi kekayaan nasional memerlukan pembenahan sistem dan penegakan hukum yang konsisten.

Baginya, keberanian mengambil keputusan menjadi bagian penting dalam menjalankan mandat rakyat, terutama ketika pemerintah harus menghadapi persoalan yang berpotensi merugikan kepentingan bangsa.

Pernyataan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna tersebut tidak hanya mencerminkan apresiasinya terhadap kinerja jajaran pemerintahan, tetapi juga menjadi pengingat mengenai tanggung jawab besar yang melekat pada jabatan publik.

Dua tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi periode untuk menilai pelaksanaan program prioritas, efektivitas kebijakan, serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

Pemerintah dituntut tidak hanya menyampaikan capaian, tetapi juga memastikan bahwa setiap program memberikan manfaat yang terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, keberhasilan pemerintahan tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya program yang dijalankan, melainkan juga oleh sejauh mana hasilnya dapat dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan, terbukanya lapangan kerja, membaiknya pelayanan publik, hingga terjaganya keadilan dan penegakan hukum.

Melalui pernyataannya, Prabowo menegaskan kebanggaannya atas kerja bersama yang telah dilakukan selama dua tahun. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kabinet Merah Putih atas pengabdian mereka dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan agar program pembangunan semakin memberikan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia.