Lambeturah.co.id - Kreator konten Vilmei mengaku mengalami kerugian hingga Rp1,2 miliar setelah mengetahui adanya dugaan pengambilan uang dari rekening miliknya. Uang tersebut disebut berasal dari penghasilan Vilmei di TikTok.
Kabar tersebut disampaikan Vilmei melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya pada Selasa (25/8/2026). Dalam video itu, Vilmei terlihat memegang bukti transaksi penarikan uang dari rekeningnya.
"Hari ini aku sedih, pusing banget. Salah satu karyawan aku ada yang ambil uang Rp1.282.915.000, salah satu yang ada di sini," ujar Vilmei dalam video tersebut.
Vilmei kemudian mengumpulkan delapan karyawan yang diketahui kerap memiliki akses untuk mengelola akun TikTok miliknya.
Di hadapan para karyawannya, Vilmei meminta orang yang diduga mengambil uang tersebut untuk mengaku. Ia mengatakan lebih memilih mendapatkan pengakuan secara langsung daripada harus menuduh orang yang belum tentu bersalah.
Suasana semakin emosional ketika Vilmei menangis di hadapan para karyawan. Dalam video yang diunggahnya, seorang karyawan yang diduga terlibat disebut mengaku mengambil uang tersebut.
Karyawan itu mengaku melakukan tindakan tersebut karena mendapat tekanan dan ancaman dari seorang teman pria yang diduga merupakan kekasihnya.
Menurut pengakuan yang ditampilkan dalam unggahan Vilmei, teman pria tersebut mengancam akan menyebarkan sebuah video jika permintaannya tidak dituruti.
Uang yang diduga diambil dari rekening Vilmei kemudian disebut digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk judi online dan mabuk bersama teman pria karyawan tersebut.
Akibat kejadian itu, Vilmei mengaku mengalami kerugian sekitar Rp1,28 miliar. Bahkan, saldo rekeningnya disebut hanya tersisa sekitar Rp1 juta.
Kasus dugaan pengambilan uang tersebut kini menjadi perhatian setelah Vilmei membagikan kronologinya melalui media sosial. Namun, terkait dugaan tindak pidana tersebut, proses hukum dan keterangan resmi dari pihak berwenang masih perlu ditunggu.





