Lambeturah.co.id - Seorang turis perempuan asal China meninggal dunia setelah mengalami insiden tenggelam saat snorkeling di kawasan Long Pink Beach, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (25/8/2026).
Korban diketahui bernama Zou Huarong. Setelah ditemukan dalam kondisi tenggelam, korban sempat mendapatkan pertolongan medis sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kepala Loka Karantina Kesehatan Labuan Bajo, Bernadinus Darma, membenarkan kabar tersebut.
"Korban sudah meninggal," ungkap Bernadinus, Selasa (25/8/2026).
Sebelum kejadian, Zou Huarong diketahui merupakan penumpang kapal pinisi My Moon. Ia awalnya berenang di sekitar perairan Long Pink Beach.
Tak lama kemudian, terdengar teriakan dari wisatawan lain yang mengetahui adanya seseorang tenggelam di laut.
Sekoci dari kapal lain langsung bergerak mendekati lokasi. Sejumlah wisatawan yang sedang bermain paddle board juga turut memberikan bantuan.
Beberapa tamu dari kapal lain yang kebetulan berprofesi sebagai tenaga medis kemudian memberikan pertolongan berupa resusitasi jantung paru (RJP) atau CPR kepada korban.
Korban selanjutnya dibawa ke tepi pantai untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Setelah itu, Zou dievakuasi menuju Labuan Bajo menggunakan speedboat Sea Rider milik PT Palma Hijau Cemerlang (PHC) yang berada di Pos Pulau Padar Utara, Taman Nasional Komodo.
Setibanya di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, korban kembali dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Siloam. Namun, setelah mendapat penanganan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini menambah perhatian terhadap keselamatan wisatawan saat melakukan aktivitas wisata bahari di kawasan Taman Nasional Komodo, khususnya ketika berenang maupun snorkeling.





