Lambeturah.co.id – Aktivitas syuting Betrand Peto dikabarkan terhenti sementara di tengah proses hukum terkait laporan dugaan kekerasan seksual yang menyeret namanya.
Kabar tersebut disampaikan sahabat sekaligus rekan kerja Betrand Peto, Yusuf Kartiko. Keduanya diketahui sempat menjalani proyek sinetron yang sama dan menghabiskan cukup banyak waktu bersama di lokasi syuting.
Hal itu disampaikan Yusuf sebagaimana dikutip dari laporan Media yang mewawancarainya dan dipublikasikan pada Sabtu (3/10/2026).
Yusuf mengatakan Betrand kini sudah tidak lagi mengikuti kegiatan syuting. Sementara dirinya masih melanjutkan aktivitas syuting untuk proyek tersebut.
"Dia sudah nggak syuting, kalau saya masih. Sedih ya melihatnya, sudah 62 hari syuting bareng tiba-tiba dia nggak ada," ujar Yusuf Kartiko.
Yusuf mengaku absennya Betrand membuat suasana di lokasi syuting terasa berbeda. Pasalnya, selama beberapa bulan terakhir mereka cukup sering bertemu dan bekerja bersama.
"Sedihlah, ya. Yang sudah 62 hari sampai sekarang syuting bareng sama dia, tiba-tiba enggak ada. Lumayan kepikiran juga ya gara-gara dia udah enggak ada di sana," kata Yusuf.
Meski demikian, Yusuf menegaskan hubungannya dengan Betrand tetap baik. Setelah memberikan keterangan kepada penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi, Yusuf mengaku masih berkomunikasi dengan Betrand dan saling memberikan dukungan.
"Masih baik, masih baik. Saya baru ketemu dia dua hari yang lalu," ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, pertemuan tersebut berlangsung seperti layaknya dua orang sahabat. Mereka saling menanyakan kabar dan memberikan semangat di tengah persoalan yang sedang dihadapi Betrand.
"Ya layaknya temanlah, apa kabar, gimana kondisinya, semangat ya, saling support," lanjutnya.
Kasus yang menyeret nama Betrand Peto bermula dari laporan perempuan berinisial ANW ke Polda Metro Jaya pada 12 September 2026. ANW melaporkan dugaan kekerasan seksual yang disebut terjadi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Betrand sendiri telah memberikan bantahan atas tuduhan tersebut. Ia menyatakan tidak melakukan tindakan seksual seperti yang dituduhkan kepadanya dan mengaku tidak mengenal ANW.
Betrand juga mengatakan dirinya berada di lokasi tersebut untuk berkumpul dan bernyanyi bersama teman-temannya setelah menyelesaikan kegiatan syuting.
Di sisi lain, pihak Betrand menyatakan akan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan di Polda Metro Jaya.
Aktivitas Syuting Terdampak
Sebelumnya, Betrand juga sempat mengakui bahwa persoalan hukum yang tengah ramai diberitakan turut berdampak terhadap aktivitas pekerjaannya.
Ia memilih untuk sementara tidak mengambil aktivitas syuting hingga persoalan yang dihadapinya dapat diselesaikan. Betrand juga belum mengetahui secara pasti berapa lama dirinya akan berhenti dari kegiatan syuting.
Hingga kini, perkara dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan ANW tersebut masih dalam proses penyelidikan. Status hukum tersebut penting dicatat karena tuduhan terhadap Betrand belum menjadi putusan pengadilan.
Di tengah proses tersebut, dukungan dari orang-orang terdekat menjadi bagian yang menyertai perjalanan Betrand. Yusuf pun mengaku kehilangan sosok sahabat sekaligus rekan kerja yang selama ini menemaninya menjalani proses syuting.





