Lambeturah.co.id - Kawasan Malioboro kembali dipenuhi wisatawan selama libur sekolah. Dalam kurun 10 hari, mulai 27 Juni hingga 6 Juli 2026, jumlah pengunjung yang tercatat mencapai 305.018 orang, menjadikan kawasan ikonik di Kota Jogja.

Lonjakan pengunjung paling tinggi terjadi saat akhir pekan. Pada periode itu, ribuan wisatawan memadati area pedestrian, pusat kuliner, hingga sejumlah titik favorit untuk berfoto di sepanjang kawasan Malioboro.

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Jogja, Fitria Dyah Anggraeni, menyampaikan angka kunjungan diperoleh dari penghitungan manual yang dilakukan petugas di berbagai akses masuk kawasan.

"Total angka kunjungan dari 27 Juni sampai 6 Juli mencapai 305.018 orang. Memang per harinya naik turun," katanya, dikutip pada Rabu (8/7/2026).

Data menunjukkan jumlah pengunjung meningkat signifikan saat akhir pekan. Pada Sabtu, 27 Juni, jumlah wisatawan mencapai sekitar 23.000 orang. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi sekitar 39.000 orang pada Minggu, 28 Juni.

Tren yang sama kembali terlihat pada akhir pekan berikutnya. Pada Jumat, 3 Juli, jumlah pengunjung mencapai sekitar 30.000 orang. Kemudian meningkat menjadi sekitar 47.000 orang pada Sabtu dan sekitar 38.000 orang pada Minggu.

Sementara itu, pada hari kerja, jumlah wisatawan yang datang ke Malioboro berkisar antara 10.000 hingga 20.000 orang per hari.

"Trennya mulai naik lagi setiap Jumat, kemudian puncaknya Sabtu dan Minggu. Setelah itu Senin turun kembali," ungkapnya.

Tingginya jumlah wisatawan juga berdampak pada peningkatan aktivitas pengelolaan kawasan, terutama dalam menjaga kebersihan Malioboro yang menjadi salah satu wajah utama pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta.