Lambeturah.co.id - Sebanyak 15 unit Chromebook milik SDN 1 Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hilang dicuri. Selain belasan laptop, pelaku juga membawa kabur 10 charger Chromebook dan satu charger Toshiba. Total kerugian akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai Rp 45 juta.
Kapolsek Jati AKP Subkhan mengatakan, pencurian itu diduga terjadi pada Kamis (29/10/2026) dini hari. Kasus tersebut baru diketahui pihak sekolah sekitar pukul 08.00 WIB, ketika seorang guru hendak mengambil charger laptop di ruang komputer.
"Sebanyak 15 unit Chromebook dan 10 charger Chromebook, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 45 juta," kata Subkhan dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (29/10/2026).
Pencurian Diketahui Saat Guru Hendak Mengambil Charger
Subkhan menjelaskan, kejadian bermula ketika seorang guru mendatangi ruang komputer untuk mengambil charger laptop. Namun, charger yang hendak digunakan ternyata sudah tidak berada di tempatnya.
Guru tersebut kemudian menanyakan keberadaan barang itu kepada guru lain yang sebelumnya menggunakan ruang komputer pada Rabu (28/10/2026).
Kedua guru itu lantas memeriksa kondisi ruangan. Dari hasil pengecekan, mereka mendapati 15 unit Chromebook, 10 charger Chromebook, dan satu charger Toshiba sudah tidak ada.
Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Polisi Periksa TKP dan Rekaman CCTV
Polsek Jati bersama Tim Inafis Polres Kudus telah melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap kasus pencurian tersebut.
Subkhan mengatakan, penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku dan mengetahui bagaimana pencurian itu dilakukan.
"Kami juga berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk mendalami temuan di TKP. Selain itu kami menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV dan keberadaan barang-barang yang hilang, termasuk berdasarkan nomor seri Chromebook," ujar Subkhan.
Polisi kini menelusuri sejumlah petunjuk, termasuk kemungkinan rekaman kamera pengawas serta nomor seri perangkat yang hilang.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan modus pencurian di SDN 1 Tumpangkrasak tersebut.





