Lambeturah.co.id - Momen menarik sekaligus menegangkan terjadi saat kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), di wilayah Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Rencana perjalanan rombongan KDM mendadak berubah setelah warga sekitar secara spontan mengarahkan dan membelokkan rute kendaraannya menuju jalur alternatif yang kondisinya rusak parah.
Aksi nekad tersebut sengaja dilakukan masyarakat Desa Cintajaya untuk memperlihatkan secara langsung penderitaan mereka terkait kondisi infrastruktur jalan yang bertahun-tahun tak kunjung tersentuh perbaikan. Video interaksi tersebut pun mendadak viral di berbagai platform media sosial.
Sempat Adu Argumen karena Terburu-buru
Dalam rekaman video yang beredar, KDM terlihat sempat terlibat adu argumen cukup sengit dengan sejumlah warga. Mantan Bupati Purwakarta itu mengaku emosinya menyulut lantaran sedang terburu-buru mengejar agenda acara lain. KDM juga mengingatkan warga agar menyampaikan aspirasi dan kritik melalui mekanisme serta cara yang lebih tepat.
Namun, bagi warga Lakbok, kesempatan melintasnya orang nomor satu di Jawa Barat tersebut merupakan momen langka yang tak boleh dilewatkan begitu saja, mengingat keluhan bertubi-tubi yang mereka layangkan sebelumnya tak kunjung membuahkan hasil.
Sampaikan Permintaan Maaf dan Terjunkan Tim PU
Menyadari desakan dan niat warga, KDM akhirnya melunak dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada warga Desa Cintajaya. Ia memahami bahwa aksi nekat tersebut lahir dari rasa frustrasi masyarakat atas kondisi jalan di wilayah mereka.
Sebagai tindak lanjut, KDM langsung menerjunkan tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menghitung besaran anggaran yang dibutuhkan dalam merenovasi ruas jalan kabupaten dan jalan desa yang rusak tersebut.
"Perbaikan jalan ini nantinya akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis, mengingat status kewenangan jalan berada di bawah Pemkab. Kita akan dorong agar dialokasikan dalam APBD Ciamis tahun 2027," ujar KDM.
Anggaran Jalan Ciamis Melonjak Jadi Rp117 Miliar
Selain menanggapi insiden di Cintajaya, KDM juga menyoroti alokasi anggaran infrastruktur jalan di Kabupaten Ciamis secara umum. Menurutnya, dari total APBD Ciamis yang mencapai Rp2,3 triliun, alokasi awal untuk pembangunan jalan hanya berkisar Rp50 miliar atau sekitar 2,3 persen.
Setelah dilakukan koreksi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta dialog intensif bersama Pemkab Ciamis, disepakati adanya penambahan anggaran pembangunan jalan sebesar Rp66 miliar. Dengan tambahan tersebut, total anggaran perbaikan dan pembangunan jalan di Kabupaten Ciamis kini melonjak menjadi Rp117 miliar.
Dengan perhitungan teknis yang mulai berjalan, warga Desa Cintajaya berharap janji penanganan jalan ini benar-benar terealisasi pada agenda pembangunan infrastruktur mendatang.





