Lambeturah.co.id – Penyanyi Denada Tambunan kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkapkan dirinya baru saja menjalani prosedur operasi plastik Brazilian Butt Lift (BBL). Operasi yang berfokus pada area bokong dan pinggul tersebut dilakukan Denada saat berada di Turki.

Denada mengungkapkan bahwa dirinya baru menjalani operasi tersebut sekitar dua minggu lalu. Ia juga menjelaskan secara terbuka mengenai prosedur kecantikan yang dipilihnya.

"Ini umurnya baru dua minggu. Aku baru aja balik dari Turki. Aku habis melakukan prosedur operasi plastik, namanya BBL, Brazilian Butt Lift, atau operasi untuk daerah bokong dan pinggul," ujar Denada dikutip pada Sabtu (7/11/2026).

Lantas, apa alasan Denada memutuskan menjalani operasi tersebut?

Pelantun lagu Sambutlah itu mengaku ingin memperbaiki sekaligus mempercantik bentuk tubuhnya. Ia merasa perubahan berat badan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir turut memengaruhi proporsi tubuhnya.

Denada menegaskan keputusannya bukan dilandasi rasa tidak percaya diri terhadap penampilan fisiknya. Ia hanya ingin merasa lebih bahagia dengan perubahan bentuk tubuh yang diinginkannya.

"Karena kepengin mempercantik daerah pinggul dan bokong. Bukan insecure ya, tapi ya kepengin happy aja," ungkapnya.

"Karena aku turun berat badan lumayan banyak dalam beberapa tahun terakhir ini, sehingga aku merasa sepertinya jadi kurang harmonis lagi bentuknya," sambung Denada.

Selain penurunan berat badan, faktor usia juga menjadi salah satu pertimbangan Denada. Menurutnya, bertambahnya usia merupakan hal yang tidak bisa dihindari dan dapat memengaruhi bentuk serta kekencangan sejumlah bagian tubuh.

"Dan juga tentunya karena bertambahnya usia, itu sudah pasti berubah. Banyak anggota tubuh kita yang pasti berubah, entah bentuknya, kekencangannya, dan lain sebagainya," tuturnya.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai biaya yang dikeluarkan untuk menjalani prosedur Brazilian Butt Lift, Denada tidak menyebutkan nominal secara spesifik.

Ia menjelaskan bahwa biaya operasi BBL memiliki kisaran yang berbeda-beda, bergantung pada kondisi dan kebutuhan masing-masing orang.

"Kalau aku kan ya alhamdulillah. Tapi memang range harganya beda-beda tergantung dengan orang masing-masing. Kalau aku ya alhamdulillah ada jalannya," pungkasnya.