Lambeturah.co.id - Kaca bagian depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, mendadak pecah pada Kamis (9/7/2026). Peristiwa tersebut langsung ditangani aparat kepolisian yang bersama tim INAFIS melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab insiden.
Berdasarkan foto dan video yang beredar, satu panel kaca di bagian atas fasad gedung mengalami retakan cukup parah dengan lubang di bagian tengah. Retakan menyebar menyerupai jaring laba-laba, sementara sebagian kaca di bagian bawah telah rontok.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan pecahnya kaca akibat perbedaan suhu yang cukup ekstrem antara bagian luar gedung yang panas dan bagian dalam yang menggunakan pendingin ruangan (AC).
Menurut keterangan pengelola gedung bernama Martin, kondisi tersebut diduga membuat kaca memuai hingga akhirnya pecah. Bahkan, kejadian serupa disebut dapat terjadi satu hingga dua kali setiap tahun saat musim kemarau.
Meski demikian, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan area sekitar gedung telah dipasang garis pembatas polisi. Sisa pecahan kaca masih terlihat berserakan di bawah bangunan, sementara sejumlah personel kepolisian berjaga di sekitar lokasi.
Sebuah kendaraan tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) juga terlihat terparkir di depan gedung. Petugas tampak menyiapkan perlengkapan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Di sisi lain, arus lalu lintas di Jalan Kebon Sirih tetap berjalan normal. Pengendara dan pejalan kaki masih dapat melintas seperti biasa meski polisi terus melakukan penyelidikan.
Seorang petugas keamanan BGN mengungkapkan, kaca tersebut pecah secara tiba-tiba sekitar pukul 11.40 WIB disertai suara benturan yang cukup keras.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri, membenarkan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Ia meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab pecahnya kaca Gedung BGN tersebut.





