Lambeturah.co.id - Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menyoroti melonjaknya harga sejumlah kebutuhan pokok yang terjadi di berbagai daerah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah harga cabai yang disebut mencapai Rp180 ribu per kilogram di beberapa wilayah Indonesia bagian timur.

Pernyataan tersebut disampaikan Megawati saat meresmikan renovasi Istana Gebang serta patung Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (15/6/2026).

Dalam sambutannya, Ketua Umum PDI Perjuangan itu mengaku menerima laporan mengenai kenaikan harga pangan yang semakin membebani masyarakat. Ia pun menanyakan langsung kondisi harga kebutuhan pokok kepada warga yang hadir.

"Harga-harga di sini sudah naik apa belum? Cabe harganya berapa? Seratus ribu? Enam puluh ribu? Di daerah timur saya dapat laporan cabe itu harganya Rp180.000," ujar Megawati.

Menanggapi tingginya harga cabai, Megawati sempat melontarkan candaan dengan mengajak masyarakat menanam cabai sendiri di pekarangan rumah sebagai salah satu alternatif menghadapi mahalnya harga komoditas tersebut.

"Wes ora usah mangan lombok, wes ora usah. Atau bikin gerakan menanam cabe di rumah sendiri," katanya disambut tawa hadirin.

Meski memahami keluhan masyarakat terkait kenaikan harga bahan pokok, Megawati menegaskan bahwa aspirasi dan kritik tetap harus disampaikan melalui mekanisme demokrasi yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa PDI Perjuangan saat ini berada di luar pemerintahan sehingga perjuangan terhadap berbagai persoalan rakyat akan disalurkan melalui wakil partai di lembaga legislatif.

"Saya tahu harga sudah pada naik. Tapi saya juga tahu tata cara. Saya tidak ada dalam pemerintahan. Ya saya akan menyampaikan, tapi menyampaikannya ke siapa? Yaitu ke DPR dari Fraksi PDI Perjuangan," tuturnya.

Megawati juga menekankan pentingnya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani sebagai fondasi utama ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kemandirian pangan menjadi langkah penting untuk mengurangi dampak gejolak harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Ia mengingatkan kembali instruksi partainya sejak tahun 2021 yang mendorong kader PDIP untuk mengembangkan tanaman pangan pendamping beras di berbagai daerah.

"Artinya nomor satu untuk rakyat adalah makanan. Makanya kenapa saya tadi tanya harga sudah naik apa belum," ujarnya.

Megawati menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat harus menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan stabilitas sosial dan ekonomi nasional.