Lambeturah.co.id - Aksi nekat dan membahayakan dilakukan oleh pengemudi minibus berwarna hitam di ruas Tol Serang–Panimbang, tepatnya di wilayah Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten. Bermaksud memberikan pertolongan karena mobil berhenti di bahu jalan, dua anggota Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Banten justru menjadi korban penabrakan. Salah satu petugas bahkan sempat terseret di atas kap mesin sejauh ratusan meter.

Peristiwa menegangkan ini terjadi pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Insiden bermula ketika dua personel PJR, yakni Briptu Wahyu dan Bripda M. Rizki, mendapati sebuah mobil Toyota Avanza hitam berhenti di bahu jalan tol. Keduanya berniat memeriksa kondisi pengemudi guna memastikan apakah mobil tersebut mengalami kendala atau membutuhkan bantuan darurat.

Namun, situasi berubah drastis dalam hitungan detik. Diduga panik saat dihampiri petugas, pengemudi minibus tersebut justru tiba-tiba tancap gas dan menabrak kedua aparat yang berada di dekat kendaraan.

Akibatnya, Briptu Wahyu terpelanting jatuh ke aspal, sementara Bripda M. Rizki tersangkut di bagian kap depan mobil. Dalam rekaman video yang sempat diabadikan korban menggunakan ponselnya, Bripda Rizki terlihat terseret di atas kap mesin yang melaju kencang sejauh kurang lebih 600 meter, sebelum akhirnya terjatuh ke badan jalan.

Setelah melindas dan menjatuhkan korban, pelaku langsung kabur tancap gas melarikan diri. Berdasarkan pelacakan kamera pengawas (CCTV), mobil pelaku terdeteksi keluar di Gerbang Tol Rangkasbitung.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Hutapea, saat dikonfirmasi pada Kamis (5/11), membenarkan insiden tersebut.

"Ketika kedua personel turun dan hendak menghampiri kendaraan tersebut, pengemudi Avanza secara tiba-tiba menjalankan kendaraannya dan menabrak kedua petugas, kemudian melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian," ujar Maruli.

Kedua korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari pengguna jalan yang melintas sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Kondisi terkini, Briptu Wahyu dilaporkan sudah bisa menjalani rawat jalan di kediamannya. Kendati demikian, rekan setimnya, Bripda Rizki Novyandri, harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Kramat Jati akibat luka berat yang dialaminya dan hingga kini masih belum sadarkan diri.

Saat ini, pihak kepolisian masih memburu pengemudi misterius pengemudi Avanza hitam tersebut yang identitasnya telah terdeteksi melalui rekaman CCTV tol.