VIRAL! Pria Mengamuk di Masjid Damanhuri Samarinda Gegara Suara Toa, Diduga dalam Pengaruh Alkohol

VIRAL! Pria Mengamuk di Masjid Damanhuri Samarinda Gegara Suara Toa, Diduga dalam Pengaruh Alkohol
VIRAL! Pria Mengamuk di Masjid Damanhuri Samarinda Gegara Suara Toa, Diduga dalam Pengaruh Alkohol

Lambeturah.co.id - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Masjid Damanhuri, Samarinda, saat ibadah salat tarawih berlangsung pada Senin (3/3/2025) sekitar pukul 20.30 WITA. Seorang pria tiba-tiba mengamuk dan membawa senjata tajam diduga karena terganggu dengan suara speaker masjid.

Video kejadian tersebut yang diunggah ke media sosial pada Rabu (5/3/2025) langsung viral dan menuai beragam reaksi dari warganet.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria dengan kondisi diduga mabuk marah-marah dan mencoba membuat keributan di dalam masjid.

Kejadian ini sontak mengganggu jalannya ibadah tarawih, menyebabkan kepanikan di antara jemaah yang hadir.

Beruntung, warga yang berada di lokasi segera bertindak sigap. Pelaku berhasil diamankan oleh masyarakat sekitar sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku guna mengetahui motif pasti di balik aksinya.

Kejadian ini menjadi perhatian publik, terutama di bulan suci Ramadan yang seharusnya menjadi momen ibadah dan ketenangan bagi umat Muslim.

Peristiwa ini pun memicu diskusi mengenai batasan kebisingan suara toa masjid dan pentingnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Banyak warganet yang mengutuk aksi pelaku, tetapi ada juga yang menyoroti perlunya pengelolaan suara pengeras masjid agar tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, pihak masjid dan aparat setempat diharapkan dapat berkoordinasi guna mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa sikap toleransi dan saling menghormati merupakan kunci dalam menjaga keharmonisan di tengah kehidupan sosial yang beragam.