Wamenaker Ngaku Khawatir WNI di Kamboja Kerja Jadi Operator Judol

Wamenaker Ngaku Khawatir WNI di Kamboja Kerja Jadi Operator Judol
Wamenaker Ngaku Khawatir WNI di Kamboja Kerja Jadi Operator Judol

Lambeturah.co.id - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) sepakat dengan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding yang melarang WNI bekerja di Myanmar, Kamboja dan Thailand.

Ia khawatir dengan para WNI yang bekerja di sana salah haluan, sehingga bekerja di sektor ilegal seperti judi online (judol). 

“Itu imbauan secara moral benar. Karena kenapa? Yang kita takutkan kawan-kawan yang bekerja di Kamboja itu menjadi apa? Operator judi, scamming,” katanya dikutip pada Kamis (3/4/2025).

"Saya kalau selalu bilang sebaiknya untuk Myanmar, Kamboja, Thailand itu jangan ada yang berangkat kalau untuk bekerja karena pasti kecenderungan kena TPPO," tambahnya. 

Ia juga menuturkan, sampai sekarang Indonesia tak memiliki perjanjian penempatan kerja dengan negara-negara Asia Tenggara tersebut.

"Sebenarnya negara belum punya kesepakatan penempatan dengan beberapa negara ini. Jadi sementara kalau saya boleh melarang, saya larang," ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah sudah memulangkan lebih dari 400 WNI yang bekerja di Myanmar. Mereka adalah korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myawaddy, Myanmar.

Dari Kemlu RI para WNI itu dieksploitasi untuk bekerja di bisnis penipuan daring (online scam).