Intip Cuan dari Live Streamer yang Ramai di BKT

Intip Cuan dari Live Streamer yang Ramai di BKT
Intip Cuan dari Live Streamer yang Ramai di BKT

Lambeturah.co.id - beberapa orang rela menjadi live streamer hingga mengeluarkan modal yang lumayan untuk menjalani profesi itu. Belakangan ini terlihat ramai di Banjir Kanal Timur (BKT) Duren Sawit, Jakarta Timur.

Hasil dari live streaming ini terbilang cukup lumayan. Ratusan ribu bisa dibawa pulang dalam sehari.

Hal itu diceritakan Yamo Zega, salah satu live streamer yang disebut-sebut paling awal meramaikan BKT. Sebelum menjadi live streamer, ia menjalani berbagai pekerjaan, dari pengamen, anak band hingga tukang parkir.

"Dulu pernah jadi cleaning service, OB. Jadi di gudang pernah, pernah jadi tukang parkir di GI dulu," kata dikutip pada Senin (30/9/2024).

"Awal modal itu, dari handphone. Handphone dulu minjem duit. Minjem duit buat beli handphone. Kalau soundcard harga Rp 300 ribuan. Kalo mic itu harga Rp 200 ribu-250 ribuan. Soalnya kan KW-kan, beli yang KW. Total berapa ya? Rp 5 juta lah," tambahnya.

Menurutnya, modal yang dikeluarkan hingga saat ini totalnya sekitar Rp 10 jutaan. "Sehari itu dulu kalau dapat gocap, Rp 50.000, Rp30.000. Itu sebenarnya belum bisa di-WD (withdraw) gitu," ucapnya.

"Rp 10 juta pernah. Iya (sehari), sekali live semalam," pungkasnya.