Polisi Sebut Listrik Rumah Ibu-Anak Tinggal Kerangka di Depok Sudah Diputus Sejak Juli

Lambeturah.co.id - Polisi sebut rumah tempat penemuan jasad ibu dan anak yang tinggal kerangka di Depok, Jawa Barat, tidak dialiri listrik sejak Juli.
Informasi itu didapat penyidik usai melakukan pemeriksaan kepada petugas PLN. "Kita sudah periksa juga dari PLN, surat peringatan tanggal 21 Juli, kemudian tanggal 28 Juli sudah diputus. Telat satu bulan, nunggak satu bulan," ucap Hengki Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam keterangannya, pada Selasa (12/9/2023).
"Ada senter ada dupa, kita akan selidiki kenapa kok ada senter, apakah listriknya sudah dimatikan," tambahnya.
Hengki mengatakan berdasarkan hasil olah TKP, penyidik mendapati sampah hingga sisa makanan di rumah itu.
"Kok sampah di luar enggak ada, ternyata ada sampah di dalam, ditemukan sisa makanan, termasuk roti yang masih utuh, nah ini sedang kita teliti," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, penemuan dua jenazah yang merupakan ibu dan anak yang tinggal kerangka di sebuah rumah di Cinere, pada Kamis (7/9/2023).
Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian kedua korban.
Terbaru, polisi kembali menemukan bukti dalam penyelidikan, yaitu berupa senter hingga dupa. Kini, temuan itu masih diselidiki oleh penyidik.
Polisi juga menemukan dua pucuk surat di lokasi yang isinya memiliki kesamaan dengan temuan file berjudul 'to you whomever' yang sebelumnya ditemukan di sebuah laptop.