Post-Holiday Blues Usai Lebaran: Kenapa Kita Merasa Kosong dan Sepi Setelah Hari Raya?

Post-Holiday Blues Usai Lebaran: Kenapa Kita Merasa Kosong dan Sepi Setelah Hari Raya?
Post-Holiday Blues Usai Lebaran: Kenapa Kita Merasa Kosong dan Sepi Setelah Hari Raya?

Lambeturah.co.id - Setelah momen penuh kebahagiaan dan kehangatan saat Lebaran, tak sedikit orang yang justru merasa hampa, sepi, bahkan sedih.

Fenomena ini tergambarkan dengan sangat menyentuh dalam sebuah video yang diunggah oleh kreator TikTok @mercowry pada 1 April 2025, yang viral dengan caption: "perasaan terburuk: hidup setelah lebaran????".

Video tersebut menggambarkan perubahan drastis suasana rumah yang sebelumnya ramai oleh keluarga, canda tawa, dan aroma masakan, menjadi sunyi, bersih, dan terasa kosong. Slide demi slide menyentil perasaan banyak orang yang baru saja melewati hari-hari penuh kebersamaan saat Idulfitri.

“Lebaran baru aja kelar kemarin, rumah rame banget… sekarang? sepi. sunyi... yang tersisa cuma toples kue kering setengah kosong dan suasana yang hampa,” tulisnya dalam video.

Kondisi ini ternyata bukan sekadar perasaan biasa. Dalam penjelasannya, @mercowry menyebut fenomena ini sebagai post-holiday blues atau post-festivity syndrome — sebuah kondisi psikologis yang umum terjadi setelah momen-momen besar seperti liburan panjang atau perayaan hari besar.

Saat Lebaran, tubuh dan pikiran kita dibanjiri dopamin—hormon yang memicu rasa bahagia—karena interaksi sosial yang intens, aktivitas menyenangkan, dan suasana yang hangat.

Namun ketika semuanya berakhir, otak harus beradaptasi kembali ke rutinitas yang biasa. Perubahan ini menyebabkan penurunan mood secara drastis.

“Otak kita suka keteraturan. Jadi perubahan dari 'seneng banget' ke 'biasa aja' bikin mood drop,” tulisnya.

Banyak warganet mengaku merasakan hal serupa. Dari yang tiba-tiba kehilangan semangat, hanya ingin rebahan, hingga yang sekadar termenung sambil scroll galeri penuh kenangan Lebaran.

Fenomena ini jadi pengingat bahwa rasa rindu, kosong, dan sepi setelah momen spesial adalah hal yang sangat manusiawi. Butuh waktu untuk kembali beradaptasi. Dan yang terpenting, kita tidak sendirian dalam merasakannya.