Sejumlah Siswa SMKN 1 Kota Jambi Gagal SNBP Diduga Gegara Intervensi dari Pihak Tertentu

Sejumlah Siswa SMKN 1 Kota Jambi Gagal SNBP Diduga Gegara Intervensi dari Pihak Tertentu
Sejumlah Siswa SMKN 1 Kota Jambi Gagal SNBP Diduga Gegara Intervensi dari Pihak Tertentu

Lambeturah.co.id - Ratusan siswa SMKN 1 Kota Jambi terpaksa harus menerima kenyataan pahit usai gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Kejadian ini diduga terjadi akibat adanya intervensi yang melibatkan permintaan untuk menambah satu nama siswa ke dalam daftar yang sudah ditentukan.

Masalah ini berawal saat operator input data, yang berinisial C, menerima telepon dari seorang guru. Guru itu meminta agar seorang siswa, yang kabarnya adalah keponakan pejabat dinas pendidikan setempat, dimasukkan ke dalam daftar siswa yang memenuhi syarat untuk mengikuti SNBP.

Permintaan itu memberikan tekanan kepada operator, sehingga ia merasa terpaksa mengabulkannya. Namun permintaan itu membuat sang operator merasa terpaksa untuk mengabulkan permintaan tersebut, meskipun mengetahui ada risiko yang mengikutinya.

Usai permintaan itu dilaksanakan, proses input ulang data pun dilakukan. Namun, akibatnya sangat fatal: seluruh data nilai siswa yang sudah terdaftar sebelumnya hilang begitu saja.

Kejadian ini membuat ratusan siswa SMKN 1 Kota Jambi kehilangan kesempatan mereka untuk berpartisipasi dalam seleksi nasional.

Para siswa yang terdampak langsung meminta klarifikasi kepada operator C lewat diskusi Zoom, yang kemudian direkam sebagai bukti.

"Kami semua yang seharusnya berhak mengikuti SNBP kini kehilangan kesempatan hanya karena satu keputusan yang dipengaruhi oleh tekanan dari pihak tertentu." Ungkapnya salah satu siswa.

Hingga berita ini dimuat, lambeturah sudah mencoba menghubungi salah seorang guru berinisial E melalui pesan WhatsApp untuk meminta penjelasan lebih lanjut. Namun, hingga kini belum ada tanggapan yang memadai.