Setelah Ibu Kantin Buang Dagangan Siswi MTs di Brebes, Muncul Anaknya Ikutan Ngamuk dan Intimidasi Guru

Setelah Ibu Kantin Buang Dagangan Siswi MTs di Brebes, Muncul Anaknya Ikutan Ngamuk dan Intimidasi Guru
Setelah Ibu Kantin Buang Dagangan Siswi MTs di Brebes, Muncul Anaknya Ikutan Ngamuk dan Intimidasi Guru

Lambeturah.co.id - Setelah ibu kantin buang dagangan siswi MTs di Brebes hingga nangis, kini muncul anaknya yang ikut ngamuk dan intimidasi guru.

Dalam videonya, siswi MTs menangis karena dagangannya dihancurkan ibu kantin itupun langsung viral di media sosial.

Kejadian itu terjadi di MTs Nurul Huda, Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Selasa (17/12/2024).

Terbaru usai videonya viral, keluarga ibu kantin itu ternyata melakukan aksi yang lebih nekat. Dalam postingan terbarunya, membagikan momen saat anak ibu kantin Sominah melabrak seorang guru di ruang guru.

Dengan nada bicara meninggi, ibu kantin rupanya tak terima orang tuanya viral. Anak ibu kantin itu juga meminta kepada guru untuk melarang muridnya berjualan.

"Enggak usah seperti ini, ada laporan lagi. (anak-anak) jangan dagang, ya dimarahi pak. Gimana pak," ujar anak ibu kantin dalam bahasa Jawa.

"Bapak Agus Wahid selaku guru di sekolah MTs Nurul huda kalibuntu losari brebes mengalami intimidasi dari keluarga pihak ibu kantin. 

Hal itu dikarenakan ada murid yang diperbolehkan berjualan di sekolah, namun pihak keluarga kantin tak terima sampai-sampai mendatangi kantor sekolah dan memarahi seorang guru," tulis unggahan tersebut. 

Sementara itu, kasus yang menghebohkan satu Indonesia itu belakangan direspon oleh kepala sekolah. Kepala sekolah MTs Nurul Huda Kalibuntu Brebes, Basuni mengurai alasan siswinya berjualan di sekolah.

Ternyata aksi siswi berjualan di sekolah itu merupakan bagian dari proyek pengajaran bernama Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Alamin.

Hasil dari jualan siswi tersebut akan dikumpulkan untuk modal wirausaha siswi yang lebih besar.