Siswa SD Meninggal Usai Vaksinasi di Tasik, Komnas KIPI Janji Ungkap Hasil Investigasi

Hindra Irawan Satari Ketua Komnas KIPI menyebutkan, berdasarkan kronologi yang dibaca olehnya kematian siswa SD tersebut tidak terkait dengan vaksinasi.
“Dari kronologi yang saya baca, tidak terkait vaksinasi,” ujar Hindra dikutip dari INDOZONE.
Hindra juga menyatakan, walau berdasarkan kronologi kematian siswa tidak berkaitan dengan vaksin, sekarang pihaknya sedang melakukan investigasi.
“Investigasi sedang dilanjutkan,” katanya.
Hindra berjanji, jika pihaknya sudah selesai melakukan investigasi maka kesimpulannya akan diungkapkan ke publik.
“Nanti kalau investigasi sudah selesai akan audit bersama antara Komda, KIPI Jabar dan Komnas KIPI. Baru dapat diambil kesimpulan,” jelas Hindra.
Diketahui sebelumnya, seorang siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kersamenak di Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, telah diketahui meninggal dunia usai menerima vaksin pada Senin (17/1/2022).
Siswa tersebut mengikuti vaksinasi anak umur 6-11 tahun untuk dosis pertama pada hari Sabtu (15/1/2022). Kemudian siswa tersebut mengalami kejang-kejang hingga penurunan kesadaran dan kritis sampai dibawa ke RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya.