Viral Oknum Ormas Segel Pabrik, Diduga Gegara Tak Mau Bayar Setoran

Lambeturah.co.id - Sebuah video yang menunjukkan oknum didugs Ormas Pemuda Pancasila (PP) menyegel sebuah pabrik karena tak mau membayar setoran atau THR.
“Tidak mau bayar uang keamanan atau THR, akhirnya pabrik disegel oleh ormas PP Selama negara masih piara ormas preman ini, jgn harap investor berani buka pabrik di negara sendiri. Banyak pengusaha RI sdh buka pabrik di Vietnam yg notabene komunis tapi keamanan usaha terjamin,” tulisnya dalam video itu dikutip pada Rabu (19/3/2025).
Usai video itu viral di media sosial, belum ada keterangan resmi dari PP atas aksi penyegelan tersebut. Namun, citra arogan memang lekat dengan salah satu organisasi tertua di Indonesia ini.
Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani sudah menerima keluhan dari Himpunan Kawasan Industri (HKI) soal hilangnya investasi senilai ratusan triliun akibat ulah dari sekelompok organisasi masyarakat tersebut. Ia berjanji bakal lebih proaktif mendekati masyarakat di sekitar kawasan industri.
Ketua Umum HKI Sanny Iskandar, mengatakan aksi premanisme oleh ormas bisa bikin ekonomi Indonesia melambat lantaran kegagalan investasi.
"Kalau dihitung semuanya, 'ngitungnya bukan cuma yang keluar, tapi yang nggak jadi masuk juga. Itu bisa ratusan T (triliun rupiah, Red)," katanya.
"Yang mereka pingin itu adalah supaya yang terkait dengan pabrik, selalu ya, dia kan butuh transportasi, catering atau apa, pingin beli ini, beli itu, mau bangun perluasan pabriknya atau apa, mereka itu minta diserahkan ke mereka, Modusnya memang gitu, mereka melakukan unjuk rasa dan segala macam untuk menutup kawasan. Sehingga pabrik-pabrik itu nggak bisa keluar, barang-barang nggak bisa masuk, bahan baku nggak bisa masuk, barang jadi nggak bisa keluar," pungkasnya.