Viral! Tukang Parkir di Bekasi: Diberi Rp 2 Ribu, Minta Rp 10 Ribu, Akhirnya Meminta Maaf

Viral! Tukang Parkir di Bekasi: Diberi Rp 2 Ribu, Minta Rp 10 Ribu, Akhirnya Meminta Maaf
Viral! Tukang Parkir di Bekasi: Diberi Rp 2 Ribu, Minta Rp 10 Ribu, Akhirnya Meminta Maaf

Lambeturah.co.id - Kasus pungutan liar (pungli) kembali mencuat di Indonesia. Kali ini, seorang tukang parkir di kawasan Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, menolak bayaran dari seorang pengendara motor sebesar Rp 2 ribu dan justru meminta bayaran yang lebih besar, yaitu Rp 10 ribu.

Kejadian ini dibagikan oleh korban melalui akun Instagram @bang_iyus69.

Dalam video tersebut, korban yang mengendarai sepeda motor awalnya memberikan uang sebesar Rp 2 ribu kepada tukang parkir yang mengenakan seragam satpam. Namun, uang tersebut ditolak dengan alasan nominalnya dianggap terlalu kecil.

"Gue nggak lama, tadi siang di sini. Paling tiga jam doang. Kenapa Rp 10 ribu?" ujar pengendara motor sekaligus pemilik akun @bang_iyus69, dikutip Rabu (2/10).

"Yaelah, biasanya Rp 15 ribu! Makanya bikin akses biar nggak dimintain (duit) di sini," jawab tukang parkir.

Lebih parah lagi, tukang parkir tersebut melontarkan kata-kata yang tidak pantas dengan nada tinggi kepada pengendara motor. Ucapan tersebut dinilai sangat tidak sopan dan ofensif.

Pengendara motor merasa tidak terima dengan perilaku kasar tukang parkir. Dia mempertanyakan mengapa petugas melakukan pungutan liar dengan sikap tidak profesional, sementara si tukang parkir justru menantang dengan memperlihatkan wajahnya ke arah kamera.

"Nih gue nih, elu bilangin tuh! Lu mau videoin, videoin, nih muka gue woy! Pimpinan siapa? Nih, woy!" kata petugas parkir tersebut.

Hingga berita ini dimuat, video singkat yang diunggah tersebut telah disaksikan puluhan ribu kali dan mendapatkan ratusan komentar. Sebagian besar warganet menyayangkan tindakan tukang parkir yang dianggap merugikan pengendara motor.

Kesepakatan Damai

Tak lama setelah kasus ini viral, kedua belah pihak dipanggil ke Polsek Tarumajaya, Bekasi, untuk memberikan keterangan dan akhirnya sepakat untuk berdamai.

"Saya selaku korban dalam video viral tersebut sudah dimediasi dan dipertemukan dengan pelaku yaitu mas Rizal dan sudah menerima permohonan maaf dari mas Rizal sendiri," ungkap pengendara motor.

"Dengan ini saya sebagai pelaku ingin meminta maaf sebesar-besarnya dan setulus hati saya kepada Bang Iyus dan janji tidak akan mengulanginya di kemudian hari," tutur si tukang parkir.

Korban pun berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi. "Dengan mediasi ini aku berharap untuk ke depannya tidak ada lagi pungutan lagi, mungkin dengan adanya mediasi ini bisa menyatukan kita dan sudah diselesaikan secara keluarga. Saya dengan hati yang tulus sudah menerima permintaan maaf," kata korban.