44 Orang di Cirebon Alami Keracunan Usai Santap Snack Acara Sosialisasi di Puskesmas, Pemkot Cirebon Minta Maaf

Lambeturah.co.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon lewat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon sudah memberikan respons terkait peristiwa keracunan yang dialami sejumlah peserta kegiatan pengabdian masyarakat di Puskesmas Cangkol, Kota Cirebon, pada 25 – 26 Oktober 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. Hj. Siti Maria Listiawaty, mengatakan kejadian itu terjadi usai berlangsungnya kegiatan Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang diadakan oleh sebuah lembaga perguruan tinggi, bekerja sama dengan Puskesmas Cangkol.
“Pada hari kedua kegiatan, pihak kampus menyediakan 62 paket snack untuk konsumsi peserta acara ini. Kegiatan ini sebenarnya bertujuan baik untuk mendukung kesehatan masyarakat,” kata dr. Maria.
“Saat ini, sampel makanan telah dikirim ke Labkesda Provinsi Jawa Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Menurutnya, dalam kotak snack itu ada empat jenis makanan, yakni bolu kukus, dodol wijen, roti goreng, dan lemper. Tetapi, kepastian apakah keracunan ini disebabkan oleh makanan atau bukan masih menunggu hasil uji laboratorium.
“Kami masih menunggu hasil uji lab untuk memastikan sumber keracunan ini. Hasilnya bisa diketahui antar 2 Minggu sampai 1 bulan,” ujarnya.
Terpisah, Pj Walikota Cirebon H Agus Mulyadi menyampaikan, jika pelayanan di Puskesmas Cangkol masih berjalan.
“Saya konfirmasi masih berjalan pelayanan (di Puskesmas). Tapi Kapus (Kepala Puskesmas)-nya sedang ada di Dinas (Dinkes Kota Cirebon), Mas. Nanti akan ada penjelasan resmi setelah rapat di Setda ya,” jelasnya.
Sementara itu, Pj. Sekda Kota Cirebon Iing Daiman meminta maaf atas musibah yang terjadi di Puskemas Cangkol.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Cirebon minta maaf atas apa yang terjadi pada warga di Puskesmas Cangkol. Ini adalah musibah, menjadi evaluasi bagi kami dan kami juga masih menunggu hasil laboratorium Jawa Barat (Jabar) mengenai zat apa yang terkandung dari makanan tersebut,” pungkasnya.