Aksi Demonstrasi Tolak UU TNI Kembali Terjadi di Bandung, Massa Tuntut Pembatalan

Lambeturah.co.id - Aksi demonstrasi menolak pengesahan RUU TNI menjadi UU kembali berlangsung di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Jumat sore, 21 Maret 2025.
Sekitar pukul 17.16 WIB, para demonstran yang mengenakan pakaian serba hitam mulai membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan 'Kembalikan TNI ke Barak' dan 'Tolak UU TNI', serta mencorat-coret tembok di sekitar lokasi.
Perwakilan massa, Ahmad Siddiq, menyampaikan tuntutannya, "Kami minta DPR itu menolak habis-habisan RUU TNI. Kan kemarin sudah disiarkan, sudah disahkan. Kami minta DPR tarik kembali,"
Ia menegaskan, "Jika TNI sudah masuk ke lembaga, bagaimana nasib rakyat ini? Bagaimana ketika TNI sudah masuk ke sipil, bagaimana nasib rakyat? TNI itu diwajibkan untuk menjaga keamanan negara, bukan masuk ke ranah-ranah sipil,"
Aksi demonstrasi mulai berubah menjadi anarkis ketika massa mulai melemparkan petasan dan bom molotov ke arah Gedung DPRD yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian.
Kobaran api terlihat dari ban bekas yang dibakar di tengah kerumunan massa dan di area Gedung DPRD Jawa Barat.
Bertahan Hingga Malam
Ratusan demonstran tetap bertahan di depan Gedung DPRD Jawa Barat, terus menyuarakan penolakan terhadap UU TNI. Mereka berusaha untuk memasuki area gedung yang dijaga ketat oleh polisi.
Pantauan detikJabar pada pukul 19.01 WIB, massa masih berupaya menjebol gerbang Gedung DPRD dan terus melemparkan petasan serta bom molotov ke dalam gedung.
Sementara itu, Jalan Diponegoro ditutup total untuk menghindari kemacetan, dan pengendara diarahkan melalui Jalan Cilamaya, Jalan Trunojoyo, hingga Jalan Aria Jipang.