Ormas Palak Pengusaha Berkedok THR Idul Fitri, Wakil Menteri Agama: Ini Budaya Lebaran di Indonesia

Ormas Palak Pengusaha Berkedok THR Idul Fitri, Wakil Menteri Agama: Ini Budaya Lebaran di Indonesia
Ormas Palak Pengusaha Berkedok THR Idul Fitri, Wakil Menteri Agama: Ini Budaya Lebaran di Indonesia

Lambeturah.co.id - Para pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dibuat pusing menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Sebab, para pengusaha di Indonesia harus dihadapkan dengan fenomena organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan pemalakan.

Aksi pemalakan itu dibalut dengan surat edaran berisi pengajuan dana tunjangan hari raya (THR) Lebaran 2025. Merespon keresahan itu, Wakil Menteri Agama Romo M Syafi'i malah menilai fenomena ini merupakan sebuah hal yang lumrah.

Menurutnya, keberadaan ormas atau LSM yang ikut meminta THR seharusnya tidak perlu dijadikan sebagai masalah. "Enggak perlu kita persoalkan," katanya dikutip pada Senin (24/3/2025).

"Saya kira itu fenomena budaya Lebaran Indonesia sejak dahulu kala," tambahnya.

Sebelumnya, aksi ormas meminta-minta THR ini hampir merenggut nyawa seorang satpam sekolah di Tangerang. Korban dibacok oleh anggota LSM Gerhana usai SMA Negeri 9 Kabupaten Tangerang menolak memberikan THR kepada mereka.