Data 27 Pelamar Kerja di PGC Dipakai untuk Pinjol

Data 27 Pelamar Kerja di PGC Dipakai untuk Pinjol
Data 27 Pelamar Kerja di PGC Dipakai untuk Pinjol

Lambeturah.co.id - Sebanyak 27 pelamar kerja di sebuah toko HP di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, data pribadinya diduga disalahgunakan. 

Ternyata, data pelamar itu dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa seizin pemiliknya tersebut. Muhammad Lutfi merupakan salah satu korban, mengatakan kasus ini terjadi sejak awal Mei 2024. Mereka dijanjikan pekerjaan dengan syarat menyerahkan KTP dan ponsel beserta surat lamaran kepada seseorang berinsial R yang merupakan karyawan toko ponsel di PGC, Jakarta Timur.

Tetapi data para pelamar itu malah digunakan R untuk mengajukan pinjol. "Awalnya R (terlapor) menawarkan pekerjaan sebagai admin konter ponsel. Selanjutnya para korban menyerahkan beberapa persyaratan seperti KTP berikut foto diri," kata Lutfi di Polres Jakarta Timur, dikutip pada, Selasa (9/7/2024).

"Tiba-tiba ada transaksi tagihan pinjaman dan kredit 'online' yakni seperti Shopeepay later, Adakami, Home Kredit, Kredivo, Akulaku dan lainnya. Sedangkan kami para korban tidak pernah mengajukan transaksi tersebut," tambahnya.

Data para korban itu digunakan untuk melakukan transaksi. Total tagihannya mencapai Rp 1,1 miliar usai data para korban disalahgunakan. 

"Kami kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Timur. Kami juga menyerahkan kasus ini kepada kuasa hukum kami," ungkapnya.

Sementara itu, kuasa hukum para korban, Muhammad Tasrif Tuasamu, menjelaskan kasus ini sudah dilaporkan pada 5 Juni 2024.

"Jadi, salah satu karyawan di konter ponsel tersebut diduga melakukan perbuatan pidana, sehingga kami melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Timur. Kita punya dasar hukum yang kuat atas laporan ini," pungkasnya.