Indro Blak-Blakan Memperjuangkan Warkop DKI Demi Anak-Anak, Deddy Corbuzier Menitihkan Air Mata

Indro Blak-Blakan Memperjuangkan Warkop DKI Demi Anak-Anak, Deddy Corbuzier Menitihkan Air Mata
Komedian senior, Indro Warkop mengenang kembali bagaimana perjuangan dirinya mematenkan nama Warkop DKI. Meskipun wajahnya familiar, perjuangan mematenkan nama Warkop DKI bukan perkara mudah dan memakan waktu lama.

Bukan tanpa alasan Indro mendaftarkan nama Warkop DKI sebagai lembaga yang memiliki hak kekayaan intelektual. Indro hanya ingin meninggalkan warisan untuk anak-anaknya termasuk anak-anak dari mendiang sahabatnya Dono dan Kasino.

“Kenapa sih ngotot bener? Karena hanya itu yang bisa gue wariskan, secara wujud kepada anak-anak, dan itu berhasil,” ujar Indro saat menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier, Kamis, 30 September 2021.

Kapolsek Parigi Jalani Sidang Kode Etik Hari Ini Terkait Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak Tersangka



Indro mengingat salah satu momen mengharukan dalam hidupnya ketika bercerita tentang Satrio, anak bungsu mendiang Dono. Ketika ditinggal Dono, Satrio saat itu masih berusia 5 atau 6 tahun dan belum mengenal seperti apa bapaknya.

Sebagai satu-satunya yang masih hidup, Indro merasa perlu untuk merangkul anak-anak dari Dono dan Kasino agar mereka tidak kehilangan sosok bapak. Indro tetap bertanggung jawab secara moral dengan memberikan subsidi kepada anak-anak Dono dan Kasino meski hanya Rp. 500.000.

"Terakhir begitu gue bisa Warkop DKI Reborn pertama itu mereka terima uang yang di luar dugaan, subsidi dari gue berapa sih dulu paling gope per bulan. Tiba-tiba terima bisa beli motor, beli mobil bukan mobil mewah, ya mobil biasa," papar Indro.

"Nangis nggak tuh anak 'gila gue nggak kenal bapak gue tapi bapak gue masih ngirimin gue duit, masih ngasih gue untuk sekolah'. Betapa bahagianya gue Ded," sambungnya.

Lalu saat Deddy Corbuzier bertanya tanggapan anak-anak personil Warkop DKI mengenai polemik ini, Indro menjelaskan tentu saja mereka emosi. Hal ini disebabkan karena anak-anak Warkop DKI masih muda sehingga mudah untuk terpancing emosinya.

Terutama Satrio anak dari mendiang Dono yang telah menganggap Indro seperti bapaknya sendiri. Satrio sangat tahu perjuangan bapaknya sangat berat hingga menjadikan dirinya seperti sekarang.

"Karena saya tahu perjuangan bapak saya, baik bapak saya Dono maupun bapak saya Indro untuk menjadikan kami seperti sekarang ini," ungkap Indro menirukan bicara Satrio.

"Jadi sekarang gue malah jujur aja ya, gue selalu menanamkan dalam diri gue, 'bijak Ndro, bijak Ndro, bijak Ndro, lu bapak, lu bapak'," sambung Indro.

Sontak pernyataan tersebut membuat seorang Deddy Corbuzier menitihkan air mata. Seperti kita ketahui jika Deddy Corbuzier jarang sekali menangis dihadapan publik.

"Nangis saya om ngomong gitu, keluar air mata saya," tukas Deddy Corbuzier.