Polisi Tangkap Emak-Emak Joki Vaksin di Semarang

Polisi Tangkap Emak-Emak Joki Vaksin di Semarang
LambeTurah.co.id - Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Semarang bersama petugas medis menggagalkan praktik joki vaksin. Seorang wanita tertangkap basah mengikuti vaksinasi dengan kartu identitas milik orang lain.

Tertangkapnya wanita berinisial DS itu diketahui saat adanya kegiatan vaksin di Puskesmas Manyaran, Kecamatan Semarang Barat pada Senin (3/1/2022).

"Saat dilakukan screening antara lain fisik dan identitas ditemukan perbedaan, misal foto yang ada dalam KTP berbeda dengan wajah yang datang," jelas Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang, Rabu (5/1/2022).

Stefan William dan Ria Andrews Mulai Go Publik


Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata DS diminta menjadi joki vaksin oleh CL. Dalam praktik perjokian itu, CL menjanjikan akan memberikan uang ratusan ribu.

Kedua orang itu dipertemukan melalui seorang perantara bernama IO (48). Beruntung, praktik perjokian itu terungkap sebelum vaksinasi itu diberikan. Hal itu membuat polisi memutuskan untuk tidak membawa persoalan itu ke ranah pidana.

Sedangkan CL mengaku mencari joki karena dia pernah kena COVID-19 dan punya penyakit komorbid. Saat itu dia membutuhkan keterangan sudah divaksin untuk pergi ke luar kota pada tanggal 3 Januari 2022. Dia kemudian bercerita kepada IO dan ia meneruskan ke DS.

"Pertama karena saya sudah terkena COVID-19. Kedua saya hendak keluar kota yang diharuskan memakai aplikasi PeduliLindungi. Di sisi lain saya punya komorbid. Saya berasumsi bahwa saya tidak perlu divaksin karena imun tubuh saya sudah merasa kebal jadi tidak perlu divaksin," ujar CL.

Sedangkan DS mengaku baru pertama kali ini menjadi joki vaksin. Dia mengaku terpaksa melakukannya lantaran butuh uang.

"Saya sudah dua kali vaksin, (semua) atas nama saya sendiri," kata DS.