PPI Rilis Simulasi 3 Paslon Pilgub Jateng, Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Tertinggi

PPI Rilis Simulasi 3 Paslon Pilgub Jateng, Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Tertinggi
PPI Rilis Simulasi 3 Paslon Pilgub Jateng, Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Tertinggi

Lambeturah.co.id - Lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI) telah merilis hasil survei simulasi untuk ketiga paslon Pilkada Jateng 2024. Salah satu nama paslon yang tercantum yakni Dico Ganinduto-Raffi Ahmad unggul di survei PPI.

Survei ini dilakukan oleh PPI periode 15 hingga 21 Mei 2024 terhadap 800 responden yang dipilih secara acak. Metode penelitian diantaranya interview tatap muka menggunakan kuisioner. Tingkat kepercayaan 95% dan margin of error penelitian +-3,5%.

Terkait survei itu, Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengatakan dari hasil survei yang dilakukan Dico paling diinginkan publik berpasangan dengan Raffi Ahmad. Hasil survei simulasi pasangan Dico-Raffi yakni 28,3%.

"Dico Ganinduto paling diinginkan publik berpasangan dengan Raffi Ahmad. Hal ini diperkuat dengan tingginya angka elektabilitas pasangan Dico-Raffi (28,3%) dibanding pasangan Dico-Taj Yasin (23,4%) atau Dico-Ahmad Luthfi (20,2%). Perolehan dukungan pasangan Dico-Raffi paling tinggi dibanding semua pasangan lain yang disimulasikan," kata Adi, dalam paparannya, pada Rabu (29/5/2024).

Berikut hasil survei simulasi untuk ketiga paslon Pilkada Jateng 2024:

Simulasi Paslon 1

1. Dico Ganinduto-Raffi Ahmad 28,3%

2. Hendrar Prihadi-Taj Yasin Maimoen 25,6%

3. Yusuf Chudori-Sudirman Said 16,4%

4. Undecided 29,7%

Simulasi Paslon 2

1. Hendrar Prihadi-Yusuf Chudori 28,1%

2. Dico Ganinduto-Taj Yasin 23,4%

3. Ahmad Luthfi-Sudaryono 9,1%

4. Undecided 39,4%

Simulasi Paslon 3

1. Yusuf Chudori-Taj Yasin 25,4%

2. Hendrar Prihadi-Joko Sutopo 21,7%

3. Ahmad Luthfi-Dico Ganinduto 18,2%

4. Undecided 34,7%

Adi menilai Bmberdasarkan hasil survei itu, belum ada paslon yang unggul secara mutlak dari lawannya. 

"Ketiadaan petahana gubernur dan tokoh kuat level nasional membuat siapapun yang mampu mengoptimalkan mesin pemenangannya untuk meningkatkan popularitas dan akseptabilitas hingga di atas 75,0% dalam 3 bulan ke depan berpeluang lebih besar untuk dapat memenangkan kontestasi Pilkada Jawa Tengah November mendatang," tandasnya.