Viral Pria Disabilitas di Sumedang Menjadi Korban Pencurian dan Kekerasan, Polisi Buru Pelaku

Viral Pria Disabilitas di Sumedang Menjadi Korban Pencurian dan Kekerasan, Polisi Buru Pelaku
Viral Pria Disabilitas di Sumedang Menjadi Korban Pencurian dan Kekerasan, Polisi Buru Pelaku

Lambeturah.co.id - Seorang pria disabilitas yang diketahui tuna wicara dan tuna rungu jadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya menyampaikan, jika korban berinisial AK warga Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah itu, melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor pada Rabu 2 April 2025 malam.

“Setibanya di Sumedang, korban berencana bertemu dengan teman laki-lakinya, namun gagal karena ada urusan keluarga. Kemudian korban sekitar pukul 00.00 WIB, menghubungi teman perempuannya dengan cara video call dan minta untuk bertemu,” ujarnya dikutip pada Sabtu (5/4/2025).

“Kemudian pada Kamis dinihari sekira pukul 04.00 WIB, korban tiba di lokasi namun tidak ada siapa-siapa. Tak berselang lama, korban malah disergap oleh 2 orang pelaku yang langsung mencekik, merangkul, dan memukulinya. Pelaku kemudian merampas barang-barang yang dibawa korban, termasuk sepeda motor, handphone, tas berisi dompet surat-surat serta uang tunai Rp 370.000,” tambahnya.

Bahkan, pelaku juga sempat memasukkan korban ke dalam mobil Avanza sebelum membuangnya di daerah Tomo dalam kondisi babak belur. Beruntung, korban ditemukan oleh warga setempat dan dibawa ke Polsek Tomo.

“Korban dimasukan ke dalam mobil jenis Toyota Avanza dan diturunkan di wilayah Kecamatan Tomo. Lalu korban ditemukan oleh warga dalam keadaan luka-luka,” ujarnya.

Karena keterbatasan komunikasi, pihak kepolisian Polsek Tomo berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sumedang untuk mendampingi korban dalam membuat laporan.

“Korban kemudian didampingi petugas untuk membuat laporan serta menjalani visum di Rumah Sakit Umar Wirahadikusumah Sumedang,” ucapnya.

Kini, korban sedang menyelesaikan laporan di Polres Sumedang dengan bantuan seorang penerjemah, mengingat kesulitan berkomunikasi yang dialami. 

“Kasus ini sedang kami tangani, dan para pelaku saar ini masih dalam pengejaran tim Resmob Satreskrim Polres Sumedang,” pungkasnya.