Temuan PPATK Terkait Jud** Marah, Frustrasi, tapi Tetap Dapet Deposit

Lambeturah.co.id - Masalah judi online yang kerap menghantui masyarakat Indonesia. Mereka mudah diiming-imingi kemenangan, padahal malah terjebak penipuan.
Deputi Bidang Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono, mengatakan jika pemberantasan judol di Indonesia menjadi tantangan tersendiri karena jumlah korbannya yang begitu banyak.
Ia menyebut jika PPATK sempat merekam data notifikasi dari masyarakat yang bermain judol.
"Jadi, bisa kita lihat dia marah-marah, dia frustrasi, dia istilahnya pengumpat, tapi tetap deposit," kata Danang di Jakarta, dikutip pada Sabtu (14/12/2024).
Danang juga menunjukkan sejumlah notifikasi dari para pemain judol yang terekam oleh PPATK dengan bertuliskan 'JUDI SESAT' dalam notifikasinya saat melakukan deposit sebesar Rp 100 ribu.
"Jadi, kan, ini mengenaskan, ya. Jadi, ada yang notifikasi ini deposit terakhir, habis itu mau bunuh diri, ada gitu, kan?" tutur Danang.
"Dia marah tapi tetap deposit. Jadi, jangan sampai siapa pun terjebak scam, kalau saya tekankan ini scam, Jadi, harus jadi, sebenarnya ini bukan hanya PR pemerintah. Bukan hanya PR pemerintah, tapi PR seluruh masyarakat," ucapnya.
"Apabila ada yang mengetahui, apabila ada yang saudaranya, keluarganya, itu harus segera dicegah supaya jangan sampai terlalu jauh. Sehingga harapannya tidak ada lagi yang terjebak scam ini," pungkasnya.