Waduh, Indro Warkop Sentil Warkop DKI KW

Waduh, Indro Warkop Sentil Warkop DKI KW
Baru-baru ini viral tiga orang pria yang dianggap mirip dengan personil Warkop DKI. Tiga pria tersebut masing-masing bernama Alfin (Indro), Sepriadi (Dono) dan Alfred (Kasino). Kini, mereka sudah wara-wiri muncul di layar kaca tanah air.

Di tengah-tengah popularitas tinggi yang sedang dirasakan, mereka mendapat kritik pedas dari Indro Warkop, satu-satunya personil Warkop DKI yang masih hidup. Indro angkat bicara melalui media sosial miliknya dengan mengomentari unggahan akun @warkopdkinostalgia_fc.

"Kalo asli dan benar2 fans atau penggemar warkop harusnya sampean tau MORAL Warkop DKI.... dan harusnya sih tersinggung dengan ada orang tanpa etika apa2 secara terkoordinir menyatakan mirip warkop doang.... tanpa ba bi bu ke yang punya badan.... (yg dimiripin)," ujar Indro.

Polisi Grebek Pinjol Ilegal, 56 Karyawan Diamankan



Akun fanbase Warkop DKI, @warkopdkinostalgia_fc sempat mengunggah foto ketiga orang yang dianggap mirip dengan personil Warkop DKI. Namun, setelah mendapat kritik dari Indro, unggahan tersebut telah dihapus.

Kemudian, ada akun bernama @topanmubin berkomentar di foto unggahan Indro. Ia menganggap Indro kurang menyetujui kehadiran tiga pria yang mengaku mirip dengan personil Warkop DKI, karena mereka telah membuat konten dan muncul di media tanpa izin ke Indro dan keluarga Warkop DKI.

"Tapi dalam hati mereka sebetulnya ingin sekali bertemu om Indro dengan caranya seperti itu, tapi caranya salah ya om.... jadi bingung saya mikirnya....," papar @topanmubin.

Lantas, Indro menaggapi komentar itu dengan pola pikir yang dimilikinya. Indro tidak menyalahkan secara langsung ketiga orang yang mirip personil Warkop DKI tapi, menyindir pihak manajemen yang telah menaungi ke tiga pria tersebut.

"Warkop itu punya HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) yg dipegang oleh semua anak-anak dari Dono Kasino Indro... dalam berkesenian ada etika.... mereka yang anda maksud amat sangat terkoordinir dan termanage.... jadi anda sendiri bisa berpikir khan dimana kekeliruannya.... kasian mereka sebenarnya... jd obyek "bos"nya," Indro menanggapi komentar salah satu warganet.