Crazy Rich Abal-abal Marak, Pemerintah Pelototi Sumbangan buat IKN

Crazy Rich Abal-abal Marak, Pemerintah Pelototi Sumbangan buat IKN
Lambeturah.co.id - Soal pendanaan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai diperkenalkan terkait pembiayaan melalui sistem donasi atau 'saweran'.

Masyarakat umum juga bisa berpartisipasi pada pembiayaan IKN melalui sistem crowdfunding.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus mewaspadai sumbangan dana yang tidak jelas, yang dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.

Teddy Pardiyana Tak Menerima Uang Kos-Kosan, Nama Keluarga Sule Terseret



"Bagaimana jika misalnya dana tersebut dari orang yang ternyata bermasalah, seperti kasus-kasus crazy rich palsu yang lagi ramai belakangan ini?" demikian pertanyaan yang dibacakan oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Rawanda Wandy Tuturoong, pada Sabtu (9/3/2022).

"Soal keterlibatan crowdfunding dan masyarakat, tentu saja tadi kita harus dimitigasi supaya tidak ada dana dana yang tidak jelas atau bermasalah di kemudian hari," sambungnya.

Dia menambahkan, mitigasi yang harus dilakukan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara adalah dengan membuat syarat dan ketentuan. Hal tersebut bisa memastikan sumbangan yang diberikan untuk pembangunan IKN tidak bermasalah.

"Tentu saja mitigasi dari sumbangan-sumbangan yang nggak jelas tadi, ya tentu saja kita harus ada nanti dari pihak Otorita harus membuat syarat dan ketentuannya supaya tidak ada yang aneh-aneh tadi," tambahnya.