Denny Sumargo Tuding Eks Manajer Curi Uangnya Rp 739 Juta, Sebut DA Punya Backingan

Denny Sumargo Tuding Eks Manajer Curi Uangnya Rp 739 Juta, Sebut DA Punya Backingan
Pebasket sekaligus aktor Denny Sumargo beberapa hari yang lalu telah melaporkan mantan manajernya ke polisi karena diduga mengambil uang ratusan juta. Pada Senin, 4 Oktober 2021, Dalam laman Instagramnya, Denny Sumargo menulis jika ia memiliki firasat kurang enak.

Firasat tersebut mengenai akan ada orang yang sedang berusaha menjatuhkannya dan berusaha mendapati simpati dari publik.

"Dapat firasat barusan. Besok (hari ini) ada yang akan muncul dan akhirnya mau bicara. Tujuannya untuk menjatuhkan gw dan untuk mendapatkan simpati dengan playing victim," tulis Denny Sumargo, dilihat, Selasa (5/10/2021).

Mobil Brisia Jodie Dibobol Maling, Sejumlah Barang Berharga Raib



Diduga yang dimaksud Denny Sumargo adalah mantan manajer yang telah ia laporkan ke polisi, yaitu DA. Denny Sumargo memiliki firasat jika mantan manajernya tidak akan bicara sendirian, namun akan ada yang menemaninya.

"Ada yang back up juga ternyata diam-diam untuk ngejatuhin gw. Masalahnya kan gw tahu," lanjut pria yang akrab disapa Densu itu.

Lalu Densu mengajak pengikutnya untuk menebak siapa kira-kira yang akan menjadi pendamping dari mantan managernya. Dan jika tebakannya benar, Densu akan membagikan hadiah bagi yang berhasil menjawabnya.

"Kita tengok siapa aja yg muncul besok bareng dia. Yang tebakannya bener gw kasih hadiah," tutup Densu.

Sebagai tambahan informasi, Denny Sumargo telah melaporkan mantan manajernya DA ke polisi dengan dugaan penggelapan uang sebesar Rp 739 juta. Padahal DA telah bekerja selama 10 tahun dan sudah dianggap keluarga oleh Denny Sumargo. Sayangnya, kepercayaan yang diberikan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Sebelum melapor ke kepolisian, Denny Sumargo diketahui telah menggunakan cara kekeluargaan untuk menyelesaikan masalahnya dengan DA. Denny Sumargo sempat menemui DA sebanyak dua kali, tapi DA berkelit dan terus menutupi kebohongannya dengan kebohongan lagi.