Geger! Ada 400 Anak Jadi Korban Pelecehan di Panti Asuhan di Malaysia

Lambeturah.co.id - Aparat keamanan Malaysia berhasil menyelamatkan sebanyak 400 anak yang menjadi korban kekerasan di panti asuhan, di Malaysia, pada Rabu (11/9/2024).
Pejabat kepolisian Malaysia, Inspektur Jenderal Razarudin Husain mengatakan operasi penggerebekan itu mereka menangkap 171 pria dewasa, termasuk ustaz.
Ia menambahkan, mereka yang diselamatkan terdiri dari 201 bocah laki-laki dan 201 anak perempuan.
Menurutnya, penggerebekan itu berujung penangkapan dilakukan usai adanya laporan masyarakat soal dugaan pelecehan seksual terhadap anak-anak di puluhan panti asuhan.
"Semua panti asuhan itu dikelola Global Ikhwan Services and Business (GISB)," kata Razarudin dikutip dari Reuters pada Sabtu (14/9/2024).
"Bukan kebijakan kami merencanakan dan melaksanakan tindakan yang berlawanan dengan hukum Islam dan hukum nasional," tambahnya.
GISB juga menegaskan, mereka menuntut penyelidikan menyeluruh soal kasus yang menyeret namanya tersebut.
GISB diketahui terlibat bisnis di berbagai sektor mulai dari supermarket sampai laundry. Selain di Malaysia GISB beroperasi di Indonesia, Singapura, Mesir, Arab Saudi, Prancis, Australia, dan Thailand.