Potret Permukiman Padat Penduduk di Manggarai yang Ludes Terbakar

Lambeturah.co.id - Kebakaran yang terjadi di Jalan Remaja, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (13/8/2024) dini hari pukul 02.40 WIB.
Berdasarkan data dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jakarta jumlah warga yang terdampak kebakaran Manggarai sebanyak 3.332 jiwa dari 1.172 KK. Saat ini, jumlah korban tersebar di 21 RT dan 3 RW yakni 05, 06, dan 12.
Diketahui, lokasi pusat kebakaran ini dekat dari pintu keluar barat Stasiun Kereta Bandara Manggarai. Akses jalannya pun memang bukan jalan lebar. Hanya cukup dilalui motor dan 2 orang. Sementara itu, mobil susah untuk masuk sehingga pada saat kejadian tidak bisa dilalui mobil pemadam kebakaran.
Demi mendapat gambaran lebih jelas soal pemukiman padat penduduk di Manggarai yang merupakan lokasi pusat kebakaran, berikut fakta-fakta yang telah kami rangkum.
Pemukiman di RW 05, 06, dan 12 merupakan area padat penduduk di mana rumah bukan luas ke samping, melainkan ke atas. Rata-rata rumah di ketiga RW ini dibangun berdempetan dan dengan ukuran yang cukup kecil yakni 20-25 meter persegi (m2).
Sementara itu, Ketua RT 12, Darmanto menyampaikan beberapa rumah yang terdampak kebakaran luasnya hanya sekitar 20-25 meter persegi saja.
"Hampir 20 meter dan biasanya naik ke atas (bertingkat)," katanya.
"Kita ada di sini, di RW 6 itu ada tiga MCK umum. Ada di RT 11, di RT 8, dan sama di RT 4. Kita bayar. Jadi kita bayar per ini sebulan ada Rp 40.000 atau kita mau harian Rp 2.000 gitu," sebutnya.
Tidak ada yang menyangka kebakaran dini hari itu akan menghabiskan harta mereka dalam sekejap.
"Awal mulanya itu kan api jauh ya. Tengah malam gitu, anak saya sih yang bangun. Lampu terus kipas angin juga mati-nyala, mati-nyala. Terus dia akhirnya bangun, buka jendela ribut-ribut kebakaran," kata Noni, salah satu warga RW 12.
"Akhirnya dia bangunin saya. Tapi itu api masih jauh banget. Jadi kita semua enggak mikirin, enggak bakalan kena. Ternyata anginnya ke sini. Ya udah, kena kita sendiri," pungkasnya.