Sukmawati Soekarnoputri Berpindah Agama dari Islam Menjadi Hindu.

Sukmawati Soekarnoputri Berpindah Agama dari Islam Menjadi Hindu.
Upacara Sudhi Wadani merupakan upacara penyucian diri melalui janji suci yang dilakukan seseorang untuk menganut Agama Hindu.  Sukmawati Soekarnoputri, Putri dari presiden pertama Republik Indonesia Soekarno yang juga merupakan adik dari Megawati Soekarno putri, mantan presiden Indonesia akan menjalani upacara untuk berpindah agama dari Islam menjadi Hindu.

Upacara dilakukan di kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung Singaraja, Desa Paket Agung, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (26/10). Upacara pindah agama tersebut digelar pukul 09.30 Wita.

Kepala The Sukarno Center di Bali Arya Wedakarna menyebut, usai menjalani prosesi pindah agama ke Hindu, putri proklamator Sukarno itu akan menggelar konferensi pers pada sore hari. "Jam 16.00 akan ada press conference di The Sukarno Center Tampaksiring," katanya.

Wow Indra Kenz Diledek Wartawan, Dari 'Murah Banget' Sampai 'Sultan Rutan'



Upacara Sudhi Wadani digelar terbatas yang dihadiri hanya dengan keluarga dan internal saja, seperti putra dan putri Sukmawati. "Paling banyak 50 orang, karena kondisi pandemi Covid-19," ujar Arya.

Sukmawati yang semula beragama Islam memutuskan untuk pindah ke agama Hindu, karena mengikuti agama yang dianut neneknya yang juga Ibu Sukarno, Nyoman Rai Srimben. Nyoman Rai Srimben adalah penduduk asli Kabupaten Buleleng, Bali, tutur Arya.

Penglingsir Pasek Bale Agung, Jro Made Arsana sebagai penanggung jawab upacara menyampaikan bahwa perpindahan keyakinan yang dilakukan oleh Sukmawati sudah melalui proses panjang. Menurutnya, selama ini pun Sukmawati sudah lama juga mendalami ajaran Hindu.

Sebagai informasi, Pihak keamanan dari polisi dan juga puluhan pecalang menjaga ketat areal lokasi acara. “Mohon maaf tidak bisa mengikuti acara dan nanti baru boleh meliput setelah acara selesai," kata salah seorang panitia menyampaikan kepada awak media.

Beberapa rangkaian ucapan selamat menghiasi gerbang kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung Singaraja. Sehari sebelumnya, Sukmawati menjalani upacara ruwatan atau penglukatan di pantai. Dan acara hari ini merupakan seremonial.