2 Mahasiswa di Tapanuli Selatan Tipu 100 Temannya Untuk Bayar UKT

2 Mahasiswa di Tapanuli Selatan Tipu 100 Temannya Untuk Bayar UKT
2 Mahasiswa di Tapanuli Selatan Tipu 100 Temannya Untuk Bayar UKT

Lambeturah.co.id - Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna mengatakan bahwa motif dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) di Kota Padangsidimpuan, Sumut, menipu ratusan temannya.

Mereka yakni Nanda Musandi Lubis dan Muhammad Andrian. Modusnya yakni menjanjikan membayarkan uang kuliah tunggal (UKT) tanpa ribet. Padahal, UKT itu tidak dibayarkan sama sekali.

“Uangnya dipakai untuk belanja baju, pakaian ya,” kata Wira dikutip pada pada Sabtu (22/2/2025).

“Ada untuk beli motor vespa, ada juga judi online,” tambahnya.

Diketahui, para mahasiswa ini seharusnya membayarkan UKT lewat Bank BNI guna mendapatkan slip yang sedianya diserahkan kepada pihak kampus.

“Adapun cara tersangka Ananda membuat slip pembayaran Bank BNI yaitu dengan cara mencetak sendiri slip pembayaran Bank BNI dengan menggunakan printer,” ucapnya.

“Kemudian tersangka membuat tanda stempel Bank BNI sendiri, serta menandatangani sendiri tanda tangan teller bank,” sambungnya.

Kasus ini terungkap setelah pihak kampus melakukan pengecekan rekening koran pada Rabu (19/2/2025). Mereka menyadari ada 6 transaksi yang terjadi pada Jumat (14/2). Sementara, jumlah slip setoran yang diterima kampus dari mahasiswa berjumlah 28.

Pihak kampus mencoba menghubungi pihak bank BNI sebagai bank yang bekerja sama dengan kampus sebagai perantara pembayaran. Pihak bank juga menyatakan jika slip itu palsu.

Pihak kampus juga langsung mengecek keuangan dan mendapati selisih anggaran Rp 1,2 M. UMTS melapor ke polisi. Kedua pelaku pun ditangkap pada Rabu (19/2/2025) lalu.

Namun belum diketahui, apakah selisih anggaran itu berkaitan langsung dengan aksi kedua pelaku atau tidak.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Padangsidimpuan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.