Bahlil Lahadalia: Kekayaan Harus Merata, Bukan untuk Kelompok Tertentu

Bahlil Lahadalia: Kekayaan Harus Merata, Bukan untuk Kelompok Tertentu
Bahlil Lahadalia: Kekayaan Harus Merata, Bukan untuk Kelompok Tertentu

Lambeturah.co.id - Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menekankan pentingnya distribusi kekayaan yang merata, termasuk sumber daya alam di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan sehubungan dengan rencana pemerintah untuk memberikan izin tambang kepada organisasi masyarakat (ormas) keagamaan dalam pengelolaan pertambangan.

"Al-Quran juga telah mengajarkan kita semua bahwa sesungguhnya kekayaan itu harus didistribusi secara merata, tidak boleh hanya dikuasai oleh kelompok-kelompok tertentu," ungkap Bahlil saat acara Nuzulul Quran di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu, 16 Maret 2025 lalu.

Bahlil menjelaskan bahwa Fraksi Golkar dan partai koalisi lainnya memberikan prioritas kepada organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

Sebagai contoh, Nahdlatul Ulama (NU) telah diberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP), dan Muhammadiyah juga akan menyusul untuk mendapatkan izin yang sama.

"Termasuk tokoh-tokoh atau organisasi Gereja, Buddha, Hindu, Konghucu yang memang merasa membutuhkan," tambahnya.

"Insyaallah atas arahan Bapak Presiden Prabowo, kita akan membuka dan Golkar salah satu partai yang mendukung hal ini agar semua bisa merata," lanjut Bahlil.

Golkar bersama partai koalisi lainnya berupaya membangun reformulasi kebijakan perundang-undangan, khususnya di bidang Sumber Daya Alam (SDA).

"Selama ini, kita tahu bahwa untuk mendapatkan IUP di sektor minerba, harus melalui tender. Namun, proses tender ini menyulitkan pengusaha UMKM, koperasi, dan pengusaha daerah untuk bersaing di Jakarta," jelasnya.