Pengacara Tersangka Abraham Ungkap Adanya Kejanggalan dalam Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Satpam di Bogor

Pengacara Tersangka Abraham Ungkap Adanya Kejanggalan dalam Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Satpam di Bogor
Pengacara Tersangka Abraham Ungkap Adanya Kejanggalan dalam Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Satpam di Bogor

Lambeturah.co.id - Kuasa hukum tersangka Abraham, yakni Petrus Bala Pattyona menyampaikan bahwa terdapat kejanggalan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan satpam bernama Septian yang dilakukan oleh kliennya.

Hal itu disampaikan Petrus usai dirinya menghadiri proses rekonstruksi yang berlangsung di kediaman tersangka di Bogor pada Jumat (31/1/2025).

"Ada, misalnya kerika Abraham menusuk, dia (Abraham) sendiri ada ucapan kalau bukan dia yang melakukannya. Dia mengaku dalam oengarush, itu terekam dengan baik, Ucapan itu ada diadegan 10. Semua ucapan semua itu harus dapat dikonfirmasi dengan saksi. Tapi ucapan Bram sendiri dia berujar bukan dia yang melakukan. Dia mengaku tidak sadar ketika melakukannya itu," katanya.

"Apa yang dilakukan itu kan berdasarkan keterangan Abraham. Lalu, ada peran pengganti almarhum dan ada beberapa saksi. Tadi berjalan sesuai keterangan Abraham. Tapi, harus dikonfirmasi kembali. Misalnya pada saksi-saksi," tambahnya. 

Ia juga menyebutkan, jika reka adegan dilakukan mulai dari tersangka naik mobil Grab lalu sampai dengan selesai, disitu terlihat semuanya.

"Tetapi dari semua itu, harus dikonfirmasi kembali. Ini baru permulaan semuanya akan terungka dipersidangan nanti. Sekarang belum kita buka," ungkapnya.

"Jadi sekarang masih pengumpulan bukti. Kita sendiri belum tahu kapan lengkapnya berkas. Dan kalau lengkap bisa digelar di pengadilan, Sekarang baru penyidikan. Kita ikuti saja alur yang terjadi sesuai KUHP. Kalau memang meyakinkan jaksa ada agenda reka ulang ya kita ikuti," sambungnya lagi.

Sementara itu, ibu tersangka Farida Felix mengklaim jika keluarganya sudah bertemu dengan keluarga korban Septian, untuk meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan oleh anaknya Abraham.

"Sudah, hasil (pertemuannya) istrinya Septian memaafkan kami dan perdamaian akan dilanjutkan," ujarnya.

Farida Felix mengakui jika anaknya Abraham alami kelainan jiwa. Namun demikian, perbuatan yang dilakukan oleh anaknya itu tidak diinginkan oleh keluarganya.

"Karena menurut dokter-dokter yang merawat dia. Dia memang mengalami kelainan jiwa, mengalami saya engga tahu deh. Saya sudah lelah melihat anak saya seperti itu. Saya sangat sedih dan saya sangat (Nangis)," pungkasnya.