Reaksi Arya Saloka Usai Amanda Manopo Bahas Egois Keluar dari Ikatan Cinta?

Reaksi Arya Saloka Usai Amanda Manopo Bahas Egois Keluar dari Ikatan Cinta?
Lambeturah.co.id - Arya Saloka mengunggah status atas prinsipnya sebagai aktor yang profesional. Dirinya menuliskan sejumlah poin pendapat lewat unggahan Insta Storiesnya.

"Kebenaran pengalaman (seorang aktor harus mengalami emosi yang sebenarnya). Bekerja dengan keadaan (aktor harus mempelajari gaya hidup tokoh yang diperankan). Bermain 'di sini dan sekarang' (tindakan apapun lahir di atas panggung)," tulis Arya Saloka dalam unggahan tersebut dikutip lambeturah.co.id, pada Jumat (17/6/2022).

Kemudian, Arya Saloka melanjutkan pendapatnya soal seorang aktor harus memainkan perannya dengan percaya diri.

Menangkan Tender Gunting Pita Lepas Mudik Senilai Rp 4 Miliar, Kantor Pemenang Tender Lama Tak Beroperasi



"Aktor harus terus meningkatkan dirinya. Singkatnya, seorang aktor harus memainkan perannya (dalam arti mengalami/merasakan) sehingga stanislavsky sendiri berkata 'saya percaya'," imbuhnya.

Unggahan status Arya Saloka diduga terkai pernyataan Amanda Manopo.

Amanda Manopo sebelumnya blak-blakan soal tidak bisa meninggalkan sinetron Ikatan Cinta tersebut.

Alasannya Amanda Manopo bahwa dirinya ingin menyelesaikan tanggung jawabnya dan berusaha menjadi aktris profesional.

"Lah saya kan hanya menyelesaikan sebuah tanggung jawab dan kepercayaan saya. Jangan sampai, kan kita memulai baik-baik, mengakhiri baik-baik gitu, profesional. Jangan sampai 1.000 kebaikan akan hilang karena adanya 1 kesalahan," jawab Amanda.

"Bisa aja sih, bisa aja keluar, keluar mah gampang. Tapi kan omongan orang lebih penting. Maksudnya gini loh, walaupun kita nggak ngapa-ngapain sih, cuma tapi kan karena keegoisan seseorang atau apa. Misalnya aku egois keluar, nggak menyelesaikan tanggung jawab, kasihan orang-orang di sini berjuang," sambungnya.

Amanda juga mengatakan bahwa ia tak ingin egois demi kepentingan pribadi.

"Yang punya keluarga kan nggak kita doang, yang punya keluarga di sini ada 300 orang dan 300 orang itu punya problem masing-masing, punya keluarga masing-masing, masalahnya masing-masing. Jadi sedih kalau kabur gitu aja," pungkas Amanda Manopo.