48% Orang Indonesia Pilih Habiskan Liburan di Rumah Aja Akibat Varian Omicron

48% Orang Indonesia Pilih Habiskan Liburan di Rumah Aja Akibat Varian Omicron
LambeTurah.co.id - Akhir tahun adalah momen untuk melaksanakan liburan dan berwisata. Namun, pandemi Covid-19 yang disertai isu dengan menyebarnya virus corona varian Omicron menjadi penyebab pertimbangan adanya rencana liburan pada tahun baru 2022 ini.

Menurut survei Populix  yang diikuti sebanyak 1.012 responden, menyatakan bahwa ada sepertiga dari mereka yang berencana untuk melakukan perjalanan pada akhir tahun 2021. Pilihan waktu yang diambil yaitu di minggu keempat bulan Desember, pada masa liburan selama 3 sampai 7 hari.

Sementara itu, hampir mencapai setengah responden, atau sekitar 48% memilih tidak melakukan perjalanan atau liburan akhir tahun karena masih memiliki kekhawatiran terhadap penyebaran Covid-19.

Iko Uwais Dilaporkan Terkait Dugaan Pemukulan di Polresta Bekasi



"Sebagian besar masyarakat Indonesia berpikir perlunya mempertimbangkan liburan akhir tahun mengingat masa pandemi Covid-19 belum berakhir," ujar Chief Executive Officer Populix, Timothy Astandu memalui siaran pers, dikutip Suara.com Kamis (23/12/2021).

Sebagian responden atau sekitar 22%, ada yang merasa siap dan percaya diri untuk tetap melakukan perjalanan liburan akhir tahun 2021 dengan pertimbangan telah mendapatkan vaksin Covid-19, dan juga adanya kebijakan terhadapap penerapan protokol kesehatan oleh pemerintah.

Riset Populix tersebut juga mempertanyakan soal pilihan tujuan wisata yang akan dikunjungi. Destinasi domestik masih menjadi pilihan utama bagi mereka yang akan melakukan perjalanan liburan akhir tahun 2021.

Ada tiga daerah yang menjadi tujuan wisata, yaitu Bali 30%, Yogyakarta 25%, dan Bandung 21%. Untuk perjalanan luar negeri, ada tiga negara paling banyak yang ingin dikunjungi adalah Jepang, Singapura, dan Korea Selatan, meskipun semua negara tersebut belum menerima kembali wisatawan asing.

Yang menjadi menarik adalah, meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19, hasil survei Populix juga menunjukan bahwa penggunaan pesawat udara tetap menjadi pilihan sebagai transportasi paling banyak dipilih untuk perjalanan, sebanyak 42%.

Maskapai penerbangan nasional yaitu, Garuda Indonesia, adalah pilihan utama yang paling dipercaya oleh responden sebanyak 63%.

Hal tertsebut senada dengan dinobatkannya Garuda Indonesia menjadi salah satu maskapai penerbangan dengan standar protokol kesehatan dan keamanan terbaik di dunia.

Pilihan moda transportasi lainnya yang juga banyak diminati untuk melakukan perjalanan liburan yaitu kendaraan pribadi sebanyak 41%.

Masuknya teknologi internet memberi masyarakat dalam memudahkan untuk melakukan aktivitas di tengah situasi pandemi Covid-19.

Chief Operating Officer Populix Eileen Kamtawijoyo menyampaikan bahwa di masa pandemi sangat penting dalam memilih destinasi wisata maupun penginapan yang di mana tempat wisata tersebut berpotensi membludak dan sebaiknya dihindari.

"Sebagian besar masyarakat Indonesia telah menyadari akan pentingnya mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah demi meminimalkan laju penularan Covid-19 selama periode Natal dan Tahun Baru. Mereka yang akan melakukan perjalanan liburan juga telah memahami pentingnya melakukan vaksinasi sebelum berlibur," imbuhnya.

Hasil dari riset Populix menunjukkan bahwa responden yang memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan akhir tahun 2021 ke luar kota, lebih memilih untuk berlibur Natal dan tahun baru dengan aktivitas yang bisa dilakukan di rumah, yaitu mengadakan pesta akhir tahun di rumah atau melakukan ibadah bersama keluarga.

Sebagian responden mengaku akan menghabiskan waktu liburan dengan berkeliling kota, wisata kuliner dan staycation di dalam kota.